Transformasi digital tidak hanya mengubah cara kita berkomunikasi, tetapi juga membentuk ulang nilai, norma, dan relasi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial menjadi ruang baru bagi partisipasi publik, aktivisme, dan pertukaran gagasan, sekaligus arena konflik, polarisasi, dan krisis etika komunikasi.
Buku Membangun Keadaban Digital mengajak pembaca untuk melihat masyarakat digital Indonesia secara lebih reflektif dan kritis. Melalui kajian tentang aktivisme digital, logika algoritma, budaya media, hingga literasi dan etika komunikasi, buku ini menekankan pentingnya membangun ruang digital yang beradab—ruang yang menjunjung dialog, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama.
Dengan pendekatan interdisipliner yang memadukan ilmu komunikasi, sosiologi, dan kajian budaya digital, buku ini tidak hanya memetakan persoalan, tetapi juga menawarkan kerangka berpikir untuk menata kehidupan digital yang lebih manusiawi. Buku ini relevan bagi mahasiswa, pendidik, peneliti, pembuat kebijakan, serta masyarakat luas yang peduli pada masa depan demokrasi dan kehidupan sosial di era platform.

















