“Apakah sekolah sedang mendidik manusia, atau sedang menjinakkan nalar? Buku ini adalah jawaban bagi Anda yang lelah dengan sistem pendidikan yang memuja angka, tetapi mengabaikan jiwa. Sebuah detoksifikasi bagi pendidikan yang kecanduan administrasi.”
Apakah sekolah sedang mendidik manusia, atau sedang menjinakkan nalar?
Banyak yang percaya bahwa sekolah adalah satu-satunya jalan menuju sukses. Namun, Roem Topatimasang memberikan peringatan keras: sekolah itu candu. Ia menjanjikan masa depan, tetapi sering kali merampas “masa kini” anak-anak kita. Di balik gedung-gedung megah dan tumpukan kurikulum, terdapat sistem yang tanpa sadar mencetak kepatuhan buta, memuja angka di atas etika, dan mengasingkan anak dari jati dirinya sendiri.
Buku ini bukan sekadar kumpulan kritik. Melalui paradigma Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), buku ini menawarkan jalan detoksifikasi pendidikan. Di dalamnya, Anda akan menemukan:
- Bagaimana neurosains membuktikan bahwa tekanan nilai justru mematikan fungsi otak paling cerdas manusia.
- Cara mengubah “ruang penjara” kelas menjadi “taman sanubari” yang membebaskan.
- Strategi mengevaluasi karakter tanpa perlu melabeli anak dengan angka yang menghakimi.
Bagi para guru, orang tua, dan pengambil kebijakan: buku ini adalah undangan untuk berhenti menjadi “sipir administratif” dan mulai menjadi arsitek kebahagiaan anak bangsa.
Mari merobek belenggu standardisasi. Saatnya mengembalikan sekolah kepada fitrahnya: sebagai tempat paling menyenangkan untuk bertumbuh.

















