Kesejahteraan psikologis di sekolah tidak terjadi dengan sendirinya. Ia dibentuk oleh relasi, sistem, dan konteks yang saling berkelindan. Buku ini menyajikan kumpulan artikel yang mengeksplorasi berbagai dimensi kesejahteraan psikologis di sekolah: dari pengalaman siswa, peran guru, hingga tantangan di wilayah 3T dan lingkungan pesantren. Dengan memadukan refleksi, analisis, dan gagasan praktis, buku ini menawarkan perspektif yang kaya dan kontekstual.
Ditujukan bagi pendidik, pemerhati pendidikan, dan siapa pun yang peduli pada masa depan anak, buku ini menjadi pengingat bahwa sekolah yang baik bukan hanya yang menghasilkan prestasi, tetapi yang memungkinkan setiap individu untuk bertumbuh secara utuh.

















