Dalam beberapa tahun terakhir, sektor pariwisata Indonesia mengalami perubahan yang sangat signifikan. Sebelumnya, banyak aktivitas wisata di Indonesia mengandalkan kunjungan ke suatu destinasi atau objek wisata tertentu, seperti situs budaya lokal atau tempat-tempat yang menghadirkan pengalaman alam Indonesia. Namun, kini aktivitas wisata tersebut mulai bergeser, di mana wisatawan mulai berburu aktivitas yang autentik dan bermakna bagi perjalanan mereka. Hal ini menandakan bahwa keberhasilan suatu destinasi wisata tidak lagi hanya ditentukan oleh keindahan alam atau kelengkapan fasilitas, melainkan juga oleh aspek kualitas pengalaman yang dirasakan wisatawan selama mengunjungi tempat tersebut.
Buku ini menelisik interaksi antara wisatawan, pelaku wisata, dan karakteristik destinasi wisata bahari dalam membentuk pengalaman wisata yang tidak hanya memberikan kepuasan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat. Dalam buku ini, akan dibahas lebih mendalam tentang pariwisata dan wisata bahari, khususnya di wilayah Bali. Dilengkapi juga oleh pembahasan tetntang pengalaman wisatawan dalam menikmati wisata bahari dengan mengambil studi kasus di wilayah Pantai Kedonganan, Bali. Selain itu, buku ini juga akan membahas bagaimana wisatawan memaknai pengalaman kuliner bahari yang mereka rasakan selama berkunjung ke destinasi wisata tersebut.

















