Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Tips Menulis

Perkaya Kosakata dengan Padanan yang Unik dalam KBBI

Perkaya Kosakata dengan Padanan yang Unik dalam KBBI

Perkaya Kosakata dengan Padanan yang Unik dalam KBBI Beberapa kosakata yang lazim digunakan yang merupakan kosakata dari Bahasa Inggris ternyata sudah ada di Bahasa Indonesia, lho. Sudahkah Anda tahu tentang penatu, penulis wara, pengeja aksara, takarir, dan penjenamaan diri? Mari kita bahas satu per satu kosakata tersebut dan makna yang terkandung di dalamnya. Penatu Laundry = penatu Ada begitu banyak penyedia jasa penatu di sekitar kita. Akan tetapi, mereka tak memakai istilah itu untuk penjenamaan usaha yang mereka kelola. Istilah lain dari penatu adalah laundry. Menurut KBBI, penatu adalah usaha atau orang yang bergerak di bidang pencucian (penyetrikaan) pakaian. Penulis… Selengkapnya »Perkaya Kosakata dengan Padanan yang Unik dalam KBBI

Kenali Perbedaan “ke-” Disambung dan “ke” Dipisah

Kenali Perbedaan "ke-" Disambung dan "ke" Dipisah

Kenali Perbedaan “ke-” Disambung dan “ke” Dipisah   Ke mana, ke depan, ke samping, dan ke atas. Kerajaan, kepandaian, kekeluargaan, dan kebahagiaan.   Dua kalimat di atas merupakan contoh perbedaan ke sebagai kata depan yang berfungsi sebagai kata penunjuk dan penggunaan ke- disambung yang berposisi sebagai awalan. Namun, bagaimana membedakannya dalam penerapan sebuah kalimat? Penggunaan ke- sebagai awalan Awalan atau prefiks masuk ke dalam kelas kata afiksasi (imbuhan). Pada penerapannya, sebuah afiksasi harus ditulis serangkai dengan kata yang diimbuhinya. Seperti prefiks ke-, penulisannya pun harus disambung tanpa dipisah sama sekali, baik dipisah dengan tanda pisah atau spasi. Cara membedakannya adalah… Selengkapnya »Kenali Perbedaan “ke-” Disambung dan “ke” Dipisah

Perbedaan Konjungsi Intrakalimat dan Konjungsi Antarkalimat, Pahami Penjelasannya

Perbedaan Konjungsi Intrakalimat dan Konjungsi Antarkalimat, Pahami Penjelasannya

Perbedaan Konjungsi Intrakalimat dan Konjungsi Antarkalimat, Pahami Penjelasannya Ada beragam klasifikasi konjungsi (kata hubung) di dalam ilmu Sintaksis Bahasa Indonesia. Dua di antara penggolongan tersebut adalah berdasarkan posisi tiap susunan  kalimatnya, yaitu konjungsi intrakalimat dan konjungsi antarkalimat. Perbedaan dua konjungsi tersebut adalah peletakkan kata hubungnya pada sebuah teks wacana. Mari kita bahas secara lebih rinci dengan beberapa contoh berikut ini. Konjungsi Intrakalimat Kata hubung jenis ini adalah konjungsi yang letaknya di dalam satu kalimat untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa yang satu dengan kata, frasa, atau klausa selanjutnya. Biasanya, konjungsi intrakalimat terletak di tengah-tengah kalimat. Meski begitu, konjungsi jenis ini… Selengkapnya »Perbedaan Konjungsi Intrakalimat dan Konjungsi Antarkalimat, Pahami Penjelasannya

Memahami Perbedaan Buku Ajar dan Modul

Memahami Perbedaan Buku Ajar dan Modul

Memahami Perbedaan Buku Ajar dan Modul Dalam dunia pendidikan ada berbagai bahan untuk membantu proses pembelajaran, contohnya seperti memberikan modul dan buku ajar kepada siswa. Dari tujuan dibuatnya, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mempermudah pengajar dalam menyampaikan materi. Namun, apakah Anda sudah mengetahui perbedaan keduanya? Karena penting bagi penulis untuk mengetahui perbedaan antara buku ajar dan modul agar tidak terjadi kesalahan. Agar penulis lebih mudah untuk menyusun buku ajar dan modul, yuk simak penjelasan  berikut ini. Buku Ajar Buku ajar merupakan buku pegangan kegiatan belajar mengajar yang dapat berupa buku teks, buku paket, buku materi, hingga buku panduan belajar.… Selengkapnya »Memahami Perbedaan Buku Ajar dan Modul

Gaya Bahasa untuk Memperindah Tulisan, Trik Menarik Minat Pasar

Gaya Bahasa untuk Memperindah Tulisan, Trik Menarik Minat Pasar

Gaya Bahasa untuk Memperindah Tulisan, Trik Menarik Minat Pasar Unsur instrinsik dalam sebuah cerpen terdiri dari peristiwa, cerita, plot, penokohan, tema, latar, sudut pandang penceritaan, bahasa atau gaya bahasa, dan lain-lain (Burhan Nurgiyantoro, 1995). Salah satu unsur yang memberikan pemaknaan dari sebuah cerpen adalah gaya bahasa. Seorang pengarang dalam menciptakan sebuah karya sastra tidak terlepas dari ciri kebahasaan yang mereka gunakan. Hal tersebut dikarenakan gaya bahasa mampu mengantar pembaca ke dalam penafsiran subyektif mereka. Gaya bahasa atau style adalah cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa secara khas yang memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis (Keraf, 1994:113). Sebuah karya sastra yang dilihat dari… Selengkapnya »Gaya Bahasa untuk Memperindah Tulisan, Trik Menarik Minat Pasar

Empat Kiat Menulis Puisi Modern yang Unik

Empat Kiat Menulis Puisi Modern yang Unik

Empat Kiat Menulis Puisi Modern yang Unik Tidak ada aturan baku dan beku dalam membuat sebuah puisi beraliran modern. Penulis bebas dalam menentukan jumlah baris, jumlah bait, persajakan, maupun tipografi dalam puisi. Meski begitu, ada kiat-kiat supaya puisi yang ditulis bisa memiliki keunikan dan menarik untuk dibaca dan didengarkan. Berikut ini adalah empat kiat dalam menulis puisi: Diksi Diksi merupakan pemilihan kata yang dilakukan oleh pensyair dalam menciptakan puisi. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang minim kata tetapi dapat memiliki maksimum makna, pemilihan kata harus dilakukan secermat mungkin. Kata-kata yang dipilih dalam puisi erat kaitannya dengan keselarasan bunyi, urutan… Selengkapnya »Empat Kiat Menulis Puisi Modern yang Unik

Fungsi dan Penggunaan Huruf Miring yang Tepat

Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan. Contoh: harian Satria, majalah Tempo. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan huruf, bagian kata, kata atau kelompok kata. Mereka tidak hanya mencuri, tetapi menjarah dagangan. Huruf pertama kata abad ialah a. Bab ini tidak mengenai penulisan huruf kapital.

Fungsi dan Penggunaan Huruf Miring yang Tepat Penggunaan huruf miring yang tepat tentunya harus diperhatikan. Huruf miring dapat memberikan makna dan pemahaman kepada pembaca. Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) telah memberikan ketentuan tentang penggunaan huruf miring dalam sebuah ragam bahasa tulisan. Di dalam buku pedoman EBI yang dikeluarkan oleh Kemendikbud pada 2016 disebutkan tentang kriteria-kriteria penggunaan huruf miring. Simak uraian berikut ini untuk mengetahui fungsi dan penggunaannya yang tepat. 1. Huruf miring dipakai untuk menuliskan judul buku, nama majalah, atau nama surat kabar yang dikutip dalam tulisan, termasuk dalam daftar pustaka Contoh: –        Buku yang saya jadikan bahan penelitian skripsi… Selengkapnya »Fungsi dan Penggunaan Huruf Miring yang Tepat

Kata Serapan dari Lima Bahasa di Dunia dan Contohnya

Kata Serapan dari Lima Bahasa di Dunia dan Contohnya

Kata Serapan dari Lima Bahasa di Dunia dan Contohnya Berdasarkan arti politis, Bahasa Indonesia merupakan nama suatu bahasa yang berasal dari bahasa Melayu yang dikembangkan, dimodernisasi, dan selanjutnya diikrarkan dan dikonstitusikan menjadi bahasa negara bagi bangsa Indonesia. Bahasa Melayu yang menjadi bahasa dasar pembentukan dipilih karena tidak ada tingkatan-tingkatan dalam pemakaian bahasa. Selain itu, bahasa Melayu juga sangat terbuka untuk menerima pengaruh dari luar. Karena keterbukaan tersebut, bahasa Melayu yang selanjutnya berkembang menjadi bahasa Indonesia mendapatkan tambahan kosakata dari berbagai bahasa di dunia. Kosakata-kosakata tersebut selanjutnya diserap dan dijadikan kosakata baku yang terdaftar di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ada begitu… Selengkapnya »Kata Serapan dari Lima Bahasa di Dunia dan Contohnya

Fungsi Bagian Bab Pendahuluan Pada Buku Referensi

Fungsi Bagian Bab Pendahuluan Pada Buku Referensi

Fungsi Bagian Bab Pendahuluan Pada Buku Referensi Hallo, Sobat Pustaka! Sebelumnya kita sudah belajar mengenai  apa itu buku referensi dan format penulisannya. Nah, sekarang kita akan membahas lebih dalam salah satu bagian dari buku referensi yaitu bab pendahuluan. Sama seperti karya ilmiah lain, pendahuluan dibuat oleh penulis yang berisi pengenalan masalah dalam buku secara umum sebelum memaparkan pertanyaan dan hipotesis penelitian. Pendahuluan merupakan kesan awal pada buku. Pendahuluan yang baik akan membuat pembaca tertarik pada topik bidang penelitian.  Jadi, sebaiknya pendahuluan yang dibuat harus jelas dan terorganisir. Berikut merupakan bagian dari bab pendahuluan beserta fungsinya.   Latar Belakang Masalah Latar… Selengkapnya »Fungsi Bagian Bab Pendahuluan Pada Buku Referensi

Tips Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik

Tips Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik

Tips Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik Halo, Sobat Pustaka, kali ini kita akan membahas tips membuat paragraf pembuka yang menarik. Mengapa paragraf pembuka penting untuk dibahas? Karena paragraf pembuka merupakan bagian yang pertama dilihat pada artikel setelah judul. Jadi, paragraf pembuka memiliki pengaruh besar terhadap kesuksesan sebuah artikel. Paragraf pembuka dapat diibaratkan sebagai display pada jendela toko busana. Jika menarik, pengunjung akan masuk dan melihat keseluruhan toko. Oleh sebab itu, Anda jangan sampai gagal dalam membuat paragraf pembuka. Berikut ada beberapa tips yang patut Anda coba untuk membuat paragraf pembuka ciamik.   Membangun Komunikasi dengan Pembaca Anggap Anda sedang berbicara… Selengkapnya »Tips Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik