fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Kata Serapan Bahasa Arab yang Sering Salah Tulis

Kata Serapan Bahasa Arab yang Sering Salah Tulis

 

Dari daftar kata di atas, manakah yang sering Anda jumpai kekeliruannya?

Bahasa Arab termasuk salah satu bahasa yang banyak diserap ke dalam Bahasa Indonesia. Salah satu faktor yang paling dominan adalah penganut agama Islam yang cukup banyak di Indonesia. istilah-istilah yang diserap dari bahasa Arab kebanyakan merupakan istilah dalam ragam agama Islam. Mari bahas beberapa kata tersebut termasuk makna yang terkandung di dalamnya menurut KBBI Daring versi V.

  1. Salat

Kata salat sering ditulis keliru menjadi shalat, sholat, atau solat. Padahal, penulisan yang tepat adalah s-a-l-a-t. Salat bermakna rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah swt., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Selain itu, salat juga bisa bermakna sebagai doa kepada Allah. Hal yang perlu diperhatikan dari kata ini adalah kata yang mengikutinya. Biasanya, setelah kata salat maka diikuti kata Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Penulisan kata yang menandakan waktu salat tersebut harus diawali dengan huruf besar dan kata “salat” tetap ditulis seperti biasa.

 

  1. Ustaz dan Ustazah

Ustaz sering ditulis keliru menjadi istaz, ustad, atau ustadz. Begitu pun dengan ustazah, ada beberapa kekeliruan penulisan yang biasa dijumpai seperti istazah, ustadah, atau ustadzah. Biasanya kekeliruan itu terjadi karena anggapan bahwa /dz/ dari bahasa Arab bisa diserap menjadi lafal serupa ke dalam bahasa Indonesia. Padahal, penerapan bunyi /dz/ dari bahasa Arab hanya bisa diserap menjadi /z/.

  1. Idulfitri dan Iduladha

Penulisan Idulfitri dan Iduladha masih sering mengalami kekeliruan. Kekeliruan itu terjadi karena idul dan fitri atau adha ditulis terpisah. Padahal, keduanya harus ditulis bersambung supaya makna yang dimaksud dalam penyerapan dari bahasa Arab bisa sesuai. Kata Ied dan Al jika digabung menjadi idul tidak akan memiliki makna, jadi penggunaannya memang harus digabung dengan kata yang mengikutinya yaitu fitri menjadi idulfitri dan adha menjadi iduladha.

  1. Musala

Musala adalah tempat salat, langgar, surau; tikar salat, sajadah. Beberapa kesalahan yang sering dijumpai terkait kata musala adalah musalla, mushala,mushola, atau musola. Pengaruh pengucapan yang sering diucapkan dalam bahasa Arab menggunakan huruf /shod/ pada bunyi /sa/ di kata musala adalah salah satu penyebabnya. Karena bahasa Indonesia tidak mengenal diftong /sh/, kata /shod/ pun hanya diserap menjadi /s/ sehingga penulisan yang tepat adalah musala.

Demikianlah penjelasan dan ulasan singkat tentang beberapa kata yang sering mengalami kesalahan penulisan. Sebenarnya masih ada banyak kata yang sering salah tulis. Pembahasan lebih lanjut akan dibahas di artikel selanjutnya.

Kata Serapan Bahasa Arab yang Sering Salah Tulis