Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Obral!

Mate Kio

Harga aslinya adalah: Rp110.000.Harga saat ini adalah: Rp93.500.

Mate kio merupakan ritual adat terbesar penyerahan arwah kepada Sang Pencipta dalam kurun waktu tertentu. Ritual adat mate kio pada tahun 2003 yang dilaksanakan oleh suku rumah Bey Leto Nalotete, didukung oleh Inama, Maneheu, dan Ka’ar no Alir. Pada tahap persiapan dilaksanakan: a) soru yaitu musyawarah adat untuk membahas dan menyepakati pelaksanaan ritual adat mate kio; b) eti tua tau asi merupakan ritual adat persiapan oleh mate ubu; dan c) keke o kari yaitu ritual pendataan secara adat terhadap seluruh anggota suku rumah Maneheu.

Pada tahap pelaksanaan, terdapat 31 ritual utama mulai dari ritual tau dedu mane no dedu hine sampai ritual pani si’ak. Pada bagian ini, terdapat ritual hutu lesu, sei sa’u yaitu ritual adat pengukuhan Raja Kemak Dirubati disaksikan oleh seluruh rakyat dan dihadiri Bupati Belu, Pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan Muspida Kabupaten Belu. Pada bagian penutup dilaksanakan ritual lete brau te, tebas bia mlala, dan ritual raka ai taha.

Sebanyak 92 suku terlibat dalam ritual adat mate kio tahun 2003, terdiri dari 8 suku rumah Ka’ar no Alir, 42 suku rumah Inama, dan 42 suku rumah Maneheu. Ritual adat tersebut menggunakan 27 ekor ternak kerbau, 75 ekor ternak sapi, 227 ekor ternak babi, dan beras sebanyak 10 ton.

Kategori: Tag: , , ,

Mate kio merupakan ritual adat terbesar penyerahan arwah kepada Sang Pencipta dalam kurun waktu tertentu. Ritual adat mate kio pada tahun 2003 yang dilaksanakan oleh suku rumah Bey Leto Nalotete, didukung oleh Inama, Maneheu, dan Ka’ar no Alir. Pada tahap persiapan dilaksanakan: a) soru yaitu musyawarah adat untuk membahas dan menyepakati pelaksanaan ritual adat mate kio; b) eti tua tau asi merupakan ritual adat persiapan oleh mate ubu; dan c) keke o kari yaitu ritual pendataan secara adat terhadap seluruh anggota suku rumah Maneheu.

Pada tahap pelaksanaan, terdapat 31 ritual utama mulai dari ritual tau dedu mane no dedu hine sampai ritual pani si’ak. Pada bagian ini, terdapat ritual hutu lesu, sei sa’u yaitu ritual adat pengukuhan Raja Kemak Dirubati disaksikan oleh seluruh rakyat dan dihadiri Bupati Belu, Pimpinan DPRD, anggota DPRD, dan Muspida Kabupaten Belu. Pada bagian penutup dilaksanakan ritual lete brau te, tebas bia mlala, dan ritual raka ai taha.

Sebanyak 92 suku terlibat dalam ritual adat mate kio tahun 2003, terdiri dari 8 suku rumah Ka’ar no Alir, 42 suku rumah Inama, dan 42 suku rumah Maneheu. Ritual adat tersebut menggunakan 27 ekor ternak kerbau, 75 ekor ternak sapi, 227 ekor ternak babi, dan beras sebanyak 10 ton.

Jumlah Halaman

xxiv + 119

Penulis

Djoese Selestino Martins Nai Buti

Ukuran Buku

15 x 23

Kategori