Buku Analisis Risiko Kesehatan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja pada Pekerja Tambang menjadi panduan praktis yang menjembatani teori dan praktik K3 mengarahkan pembaca dari identifikasi bahaya hingga evaluasi program, lengkap dengan alat bantu seperti template, checklist, dan KPI yang dapat langsung diadaptasi di lokasi tambang. Isinya menekankan pendekatan holistik: memetakan proses–tugas–pajanan, menyusun rencana pengukuran yang kredibel, mengolah data untuk karakterisasi risiko, lalu menata pengendalian berjenjang (rekayasa, administratif, hingga APD) serta integrasinya dengan program kesehatan kerja.
Fokus tematik buku meliputi: teknik pengukuran pajanan (debu/silika, kebisingan, getaran, panas, emisi diesel) dan interpretasi datanya; konsep inti sindrom metabolik dan kaitannya dengan pola kerja tambang; penyakit akibat kerja ranah THT (rinitis alergi, NIHL, otitis eksterna, LPR); hingga strategi pencegahan primer–sekunder–tersier dan model implementasi program di perusahaan. Secara praktis, buku ini menegaskan urgensi analisis risiko karena terbatasnya skrining rutin, literasi kesehatan, dan integrasi program kesehatan kerja terutama pada lokasi tambang terpencil seraya menawarkan kerangka kerja dan studi kasus untuk penguatan keputusan manajerial berbasis bukti.

















