Membelanjakan (Menafkahkan) harta di Jalan Allah : Goresan Catatan Murid dari Pengajaran Gurunya

Rp124.000

Buku berjudul “Membelanjakan (Menafkahkan) Harta di Jalan Allah” mengutip 330 ayat Al-Qur’an dan 150 Hadis Nabi Muhammad saw. bersumber catatan pengajian Eddy Setyawan (penyusun) dengan Ustaz Arief Mulyadi Rahimahullah (YayasanTatang Nana, Bogor) dan referensi lain dalam kurun waktu tahun 2006-2012. Judul buku juga masukan Abah Arief sebelum beliau meninggal dunia pada han Sabtu tanggal 16 Juni 2012 pukul 22.25WIB di RS Panti Rapih Jogja.

Draf tersimpan di hard disk hampir 9 (sembilan) tahun dibaca sendiri oleh penyusun karena kurang percaya din untuk disampaikan ke pembaca, dengan alasan penyusun tidak memiliki background di bidang agama. Akan tetapi makin lama disimpan makin terasa berat pesan Abah Arief, terutama pesan terakhir: 1) Membaca Al-Qur’an, 2) Memahami AI-Qur’an, 3)Mengamalkan AI-Qur’an, dan 4) Mensyiarkan AI-Qur’an terus-menerus. Pesan terakhir berat tanggung jawabnya, karena berhubungan dengan orang lain. Penyusun berjibaku menyelesaikan buku ini dengan risiko memakan waktu lama.Alhamdulillah atas izin Allah wasiat “tugas sud” Abah Arief untuk syiar AI-Qur’an secara tertulis (melalui buku) sesuai kemampuan penyusun terselesaikan, juga semangat mengamalkan Hadis Sahih “Sampaikan walau hanya satu Ayat”(H.P. Bukhari).

Action buku dipadu Ilmu Hidrologi yang dipelajari penyusun saat kuliah di UGM dan inspirasi Biografi Utsman Bin Affan melahirkan Gerakan Wakaf Sumur Bor berbadan hukum Yayasan Tirta Bhumi Tisna. Sebagian profit buku digunakan untuk biaya operasional Yayasan tersebut.

Buku berjudul “Membelanjakan (Menafkahkan) Harta di Jalan Allah” mengutip 330 ayat Al-Qur’an dan 150 Hadis Nabi Muhammad saw. bersumber catatan pengajian Eddy Setyawan (penyusun) dengan Ustaz Arief Mulyadi Rahimahullah (YayasanTatang Nana, Bogor) dan referensi lain dalam kurun waktu tahun 2006-2012. Judul buku juga masukan Abah Arief sebelum beliau meninggal dunia pada han Sabtu tanggal 16 Juni 2012 pukul 22.25WIB di RS Panti Rapih Jogja.

Draf tersimpan di hard disk hampir 9 (sembilan) tahun dibaca sendiri oleh penyusun karena kurang percaya din untuk disampaikan ke pembaca, dengan alasan penyusun tidak memiliki background di bidang agama. Akan tetapi makin lama disimpan makin terasa berat pesan Abah Arief, terutama pesan terakhir: 1) Membaca Al-Qur’an, 2) Memahami AI-Qur’an, 3)Mengamalkan AI-Qur’an, dan 4) Mensyiarkan AI-Qur’an terus-menerus. Pesan terakhir berat tanggung jawabnya, karena berhubungan dengan orang lain. Penyusun berjibaku menyelesaikan buku ini dengan risiko memakan waktu lama.Alhamdulillah atas izin Allah wasiat “tugas sud” Abah Arief untuk syiar AI-Qur’an secara tertulis (melalui buku) sesuai kemampuan penyusun terselesaikan, juga semangat mengamalkan Hadis Sahih “Sampaikan walau hanya satu Ayat”(H.P. Bukhari).

Action buku dipadu Ilmu Hidrologi yang dipelajari penyusun saat kuliah di UGM dan inspirasi Biografi Utsman Bin Affan melahirkan Gerakan Wakaf Sumur Bor berbadan hukum Yayasan Tirta Bhumi Tisna. Sebagian profit buku digunakan untuk biaya operasional Yayasan tersebut.

Jumlah Halaman

xx + 205

Ukuran Buku

15.5×23 cm

Penulis

Eddy Setyawan

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Membelanjakan (Menafkahkan) harta di Jalan Allah : Goresan Catatan Murid dari Pengajaran Gurunya”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori