fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Alasan Kenapa Menulis Artikel!

Menulis salah satu cara menjalin komunikasi dengan khalayak umum. Karena menulis menyampaikan gagasan atau ide sehingga akan ditangkap dengan baik oleh pembaca, baik dalam tafsir mereka atau menjadi kesan yang lain. Pertanyaannya, untuk apa sih menulis di era digital? Padahal nonton Live atau Video di YouTube, Facebook, Instagram atau Tiktok lebih dimengerti oleh khalayak umum!

Sekilas pernyataan tersebut benar. Hanya saja, menulis tidak dapat digantikan oleh mendengarkan, itu tidak cukup. Tidak semua orang mampu menulis dengan baik, tetapi semua orang menjadi pendengar yang baik, itu pasti. Ketika kita bilang bahwa menulis itu tidaklah penting, hak tersebut merupakan kesalahan besar. Banyak manfaat yang kita dapatkan dari menulis.

  1. Mengasah Kemampuan Berpikir

Menulis melatih atau mengasah kemampuan berpikir kita. Dengan mengasah kemampuan berpikir, kita akan mudah menemukan banyak hal yakni meningkatkan kemampuan dan menemukan manfaat dalam menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Sebab menulis seperti memecahkan berbagai persoalan, dari satu hal ke hal lain dan kita dituntut untuk menjadikan narasi yang baik. Sehingga pembaca dapat mudah mengerti apa yang kita tulis.

Kemampuan berpikir salah satu hal yang paling berharga dalam kehidupan kita. Kemampuan berpikir yang terus diasah akan berdampak pada aspek berpikir sistematis. Nah, dalam halnya menulis yang sistematis dihasilkan dari cara berpikir yang baik. Sebab berpikir karunia yang paling mengesankan dalam hidupnya. Hanya saja, berpiki perlu diasah salah satunya dengan menulis dari yang ringan sampai yang benar-benar sistematis, dialektis dan kritis.

  1. Agar Bacaan Tidak Mubadzir

Membaca apapun, baik artikel jurnal, buku atau berita yang tidak sengaja kita jumpai dalam media sosial, iklan atau apapun bentuknya yang terkadang membuat kita fokus sejenak. Meskipun ada beberapa yang tidak sampai selesai kita baca, yang (mungkin) topiknya kurang sesuai dengan selera, atau juga bertemu dengan topik yang bagus sehingga kita meluangkan waktu. Apalagi bagi mahasiswa yang memang bergelut dengan dunia bacaan akan sangat membantu dalam menulis.

Kita akan dapat terbantu menulis, ketika selesai setiap kali membaca. Agar bacaan kita tidak mubadzir, tuangkan dengan cara menulis. Menulis banyak model atau tipe, sebagai tanggapan, kritik atau memberikan ulasan terhadap tema yang sedang kita baca. Walaupun, tulisan kita tidak untuk dipublish, paling tidak kita tidak membuat bacaan mubadzir atau tulisan tersebut guna diupload di media sosial seperti halnya Facebook, Twitter dan media sosial lainnya.

  1. Menuangkan Gagasan

Sebuah gagasan lebih mahal dari apapun, karena tidak semua orang dapat melakukan hal serupa. Artikel terdiri dari beberapa paragraf yang memuat gagasan utama tentang satu hal yang kita bidik dan kita ulas. Kita akan cakap dalam menuangkan gagasan apabila kita terbiasa melatih menulis. Sebab menulis seperti halnya menggambar realitas ke dalam satu tulisan yang utuh. Tentu dengan gagasan yang baik serta unik. Yang disebutkan terakhir ini, dapat kita lakukan dengan cara membidik melalui cara pandang.

Menuangkan gagasan juga kunci dari suatu tulisan artikel. Gagasan diperoleh melalui berbagai cara, hasil bacaan, melihat kondisi sosial yang dalam kaca mata kita itu penting ditulis. Keberhasilan menulis artikel ialah cara kita menuangkan gagasan dengan bahasa yang lugas, rapi dan sesuai. Sehingga tulisan yang kita tulis akan mudah dibaca oleh orang lain.