Mengungkap Rahasia Cara Menulis dan Menerbitkan Buku

Mengungkap Rahasia Cara Menulis dan Menerbitkan Buku

Anda ingin menjadi penulis buku? Atau ingin mengkonversi skripsi, tesis dan disertasi menjadi sebuah buku? Menguasai cara menulis dan menerbitkan buku sangat penting untuk dilakukan. Mari kita ungkap rahasianya, agar siapa saja bisa mempraktekkannya!

Kumpulkan Bahan Tulisan

Sebelum mengajukan tulisan ke penerbit, tentunya sebuah naskah harus siap terbit. Sehingga peluang diterbitkan penerbit mayor terbuka lebar. Termasuk bila Anda akan mencetaknya dengan biaya sendiri atau self publishing.

Agar hasil naskah lebih unik dan menarik, maka langkah awalnya adalah mengumpulkan berbagai bahan yang terkait dengan tema tulisan. Ada banyak metode pengumpulan bahan tulisan. Bisa dengan pengamatan, wawancara dan studi pustaka atau kolaborasi ketiganya.

Sebagai contoh Anda ingin mengulas lebih dalam keistimewaan Pulau Komodo. Maka sebelum mendatanginya langsung, Anda bisa memperkaya pengetahuan dari film dokumenter, brosur, buku, majalah, internet dan sebagainya.

Baca juga : 5 Kiat Memilih Jasa Penerbitan Buku Berkualitas

5 Tahapan Penyusunan Naskah Sebelum Dikirim ke Penerbit Buku Ajar

Keuntungan Penulis Cetak Naskah di Penerbitan Buku Online

Selanjutnya bisa mengamati berbagai destinasi wisata, bangunan bersejarah, upacara adat, keunikan kuliner dan sebagainya. Anda juga bisa melakukan wawancara dengan tokoh atau masyarakat sekitar. Dengan begitu, bisa menambah materi tulisan agar semakin menarik.

Buat Kerangka Tulisan

Penyusunan kerangka tulisan sudah bisa dilakukan setelah seluruh bahan terkumpul. Peta pikiran atau mind map bisa digunakan. Metode ini adalah cara mencatat ide atau gagasan dengan menggunakan gambaran yang menarik dan kreatif.

Anda bisa menyiapkan kertas kosong, dan menulis gagasan utama Wisata Pulau Komodo. Kemudian buatlah garis atau cabang-cabang dari kata tersebut. Cabang-cabang ide tersebut juga bisa ditambahkan ranting-ranting, sehingga penjabaran gagasan semakin spesifik.

Sebagai contoh, sudah ditemukan cabang gagasan berupa geografi. Maka bisa dijabarkan lagi dengan membahas peta, alat transportasi, biaya dan sebagainya. Sedangkan gagasan adat bisa dijabarkan lagi seperti tempat keramat, bahasa lokal, pakaian, upacara adat, dan seni budaya.

Jika sudah dianggap cukup, maka bisa membuang cabang atau ranting gagasan yang dianggap kurang relevan dengan tema yang akan disuguhkan dalam buku.

Nah, dari cabang atau ranting gagasan tadi, Anda bisa mengubahnya menjadi sub-sub tema. Supaya lebih sistematis bisa menambahkan nomor berdasarkan urutan pembahasannya. Dengan cara ini, maka tulisan akan lebih mendalam pemaparannya.

Saatnya Mulai Menulis

Anda bisa menggunakan bahasa jurnalistik dalam penulisan buku. Karena metodenya lebih efektif, dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami pembaca, imajinatif, padat, lugas dan tentunya menarik.

Nah, kalau sudah menguasai bahasa jurnalistik, mengumpulkan bahan dan membuat kerangka tulisan, maka saatnya untuk mulai menulis. Anda bisa mengulas bagian yang dianggap paling dikuasai dan menarik.

Anda tidak perlu memikirkan masalah kesalahan bahasa atau editing di tahapan menulis. Supaya proses kreatif tidak terganggu dengan hal teknis. Selain itu, agar terhindar dari kebuntuan dalam menuangkan gagasan menjadi sebuah tulisan yang menarik. Baik penulis pemula maupun senior bisa saja mengalami kondisi tersebut.

Ajukan Naskah ke Penerbit Buku

Jika Anda ingin naskah diterbitkan penerbit ternama sudah pasti persaingannya sangat ketat. Waktu tunggu untuk seleksi naskah juga relatif lama. Nah, selain bergantung pada penerbit mayor, Anda juga bisa menerbitkan buku secara mandiri atau dikenal dengan istilah self publishing.

Opsi kedua tersebut sudah dipastikan buku Anda bisa terbit dalam tempo cepat. Anda tinggal mendatangi penerbit, pilih paket penerbitan yang diinginkan dan siapkan dana untuk mencetak buku.

Penerbit buku berkualitas sangat membantu penulis dengan memberikan layanan gratis, seperti pembuatan layout atau tata letak, desain sampul buku hingga pengurusan ISBN (International Standard Book Number).

Nah, mudah bukan cara menulis dan menerbitkan buku? Tulis naskah semenarik mungkin, dan pilih penerbit terpercaya. Agar bisa mengolah tulisan Anda menjadi sebuah buku yang eye catching dan disukai pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.