Menghindari Kesalahan dalam Pengambilan Keputusan
Keputusan yang keliru sering kali tidak lahir dari proses yang lemah. Justru sebaliknya, banyak keputusan yang kemudian terbukti meleset dibuat melalui proses yang tampak meyakinkan: didukung data yang memadai, dianalisis secara serius, dibahas dalam rapat yang tertib, dan diputuskan oleh orang-orang yang berpengalaman.
Berpikir Jernih membahas mengapa hal itu dapat terjadi. Buku ini menguraikan bagaimana cara berpikir cepat, bias kognitif, keyakinan berlebihan, groupthink, dan kegagalan membaca risiko dapat memengaruhi kualitas keputusan dalam organisasi, manajemen, maupun kehidupan pribadi.
Ditulis dengan bahasa yang lugas dan ilustrasi yang dekat dengan praktik, buku ini membantu pembaca menguji asumsi, membaca risiko yang sering tidak terlihat, memperbaiki kualitas diskusi, dan membangun disiplin berpikir yang lebih jernih.
Berpikir Jernih ditujukan bagi pimpinan, manajer, profesional, dan siapa pun yang memikul tanggung jawab untuk menentukan pilihan penting agar dapat mengambil keputusan dengan lebih cermat, tenang, dan efektif.

















