Ketika penelitian menjadi ruang memahami manusia-dan diri sendiri.
Buku ini merupakan refleksi personal atas pengalaman menjalankan studi fenomenologi interpretative dalam meneliti rasa bersalah keibuan pada perawat perempuan di unit perawatan intensif (ICU).
Meneliti Makna mengajak pembaca melihat penelitian bukan sekadar sebagai proses akademik, tetapi sebagai perjalanan memahami pengalaman manusia, kerentanan, dan makna yang tumbuh didalamnya.
Ditujukan bagi peneliti kualitatif, mahasiswa pascasarjana, praktisi Kesehatan, dan pembaca yang ingin mendekati penelitian dengan kepekaan, refleksi, dan kemanusiaan.

















