Buku ini menyajikan pendekatan sistematis dalam menilai tingkat pengungkapan (disclosure) dan substansi praktik green production melalui pemanfaatan analisis konten berbantuan perangkat lunak NVivo serta kerangka praktik terbaik supply chain operations reference (SCOR). Melalui pendekatan tersebut, pembaca diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kesesuaian antara praktik operasional perusahaan dengan informasi yang dikomunikasikan kepada publik.
Penguatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mendukung transformasi digital pelaporan keberlanjutan. Pengembangan kapabilitas teknis terkait pengelolaan data ESG, pemahaman indikator GRI, serta pengoperasian sistem digital perlu dilakukan melalui pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, serta didukung oleh pembentukan cross-functional team lintas departemen.
Perusahaan perlu menumbuhkan budaya organisasi yang adaptif terhadap prinsip continuous improvement, sehingga keberlanjutan terinternalisasi dalam perilaku dan pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi. Pembahasan dalam buku secara spesifik difokuskan pada dimensi produksi ramah lingkungan dan bagaimana dimensi tersebut dikomunikasikan serta dievaluasi secara sistematis.
Buku berjudul Evaluasi Green Production pada Industri Manufaktur: Teori, Aplikasi, dan Studi Kasus di Indonesia ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik dan pelaporan green production di Indonesia, sekaligus menawarkan rujukan strategis bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam mendorong penguatan industri manufaktur yang lebih berkelanjutan.

















