Sebuah konsekuensi dari detak jantung modernisme ialah masifnya urbanisasi maupun industrialisasi. Tidak bisa dimungkiri bahwa keduanya menjadi tolak ukur dari kemajuan produktivitas. Akan tetapi, di lain sisi, membawa dampak negatif bagi kesehatan lingkungan, ekosistem, maupun pencemaran. Salah satu permasalahan serius dari industrialisasi adalah terjadinya pencemaran logam berat pada sistem perairan. Sistem perairan yang tercemar mengandung zat beracun yang bahkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan kulit, pernafasan, lambung, hingga ginjal.
Dengan demikian, pentingnya mengelola ekosistem perairan yang revolutif dan ramah lingkungan merupakan hal yang sangat urgen di era kini. Buku ini menawarkan sebuah jawaban bagaimana mempraktikkan revolusi pemurnian air menggunakan teknologi canggih untuk keberlanjutan air bersih yang lestari bagi generasi mendatang.

















