Di abad ini ada istilah baru, istilah ini ingin menggambarkan betapa banyak masalah memuncak yang menjerat dunia. Krisis yang diakibatkan perubahan iklim yang ekstrem, bumi dipenuhi oleh bencana alam. Krisis ekonomi, krisis politik, krisis kemanusiaan, dan masih banyak lagi jenis krisis yang semua itu tepat apabila disebut dengan istilah “polikrisis”.
Istilah yang menakutkan ini terasa lebih horor kalau kita arahkan kepada anak-anak kita. “Bagaimana anak-anak kita menjalani masa depannya?”, “Apakah mereka bisa aman dari pengaruh buruk internet?”, “Apakah mereka bisa bertahan hidup di tengah alam yang mencemaskan ini?”, “Apakah mereka bisa mendapatkan pendidikan yang baik?”, “Apakah mereka bisa memiliki keahlian untuk hidup mapan?”, “Apakah mereka masih kebagian lowongan kerja?”, “Apakah mereka bisa bertahan dari dosa yang mengepung mereka?”
Buku ini memperingatkan semua orang tua bahwa “Pintar secara intelektual saja belum cukup.” Anak kita juga harus pintar secara fisik, emosional, dan spiritual.
Buku ini memperingatkan semua orang tua bahwa “Kehebatan ilmu dan gelar saja belum cukup. Anak kita butuh karakter, mental, dan soft skill yang hebat.”
Buku ini menjabarkan tentang bagaimana cara kita menginstal karakter, mental, dan soft skill yang mumpuni, yang cukup untuk kebahagiaan anak-anak kita di masa depan. Insyaallah.

















