Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Obral!

Jejak Filantropi Islam : Evolusi Zakat dari Era Klasik hingga Inovasi Modern Indonesia

Harga aslinya adalah: Rp110.000.Harga saat ini adalah: Rp93.500.

Zakat, sedekah, infak, dan wakaf merupakan pilar-pilar ekonomi muslim, yang pada awal kemunculan masyarakat muslim, keempat pilar ini amat ditekankan oleh Nabi Muhammad saw. dan para khalifah setelahnya. Buku ini merupakan hasil investigasi terhadap penerima manfaat zakat dari pengakuan penerima atau bottom-up. Paparan dalam buku ini merupakan kebalikan dari kebanyakan tulisan yang menyajikan hasil investigasi secara top-down dari para direksi dan manajer lembaga amil zakat tentang keberhasilan yang mereka raih pada program filantropi yang mereka jalankan. Buku ini berangkat dari kenyataan di lapangan yang menyuarakan kondisi penerima manfaat zakat dari dua program pemberdayaan yaitu ekonomi dan sosial-kesehatan.

Pemberdayaan ekonomi adalah penguatan kemampuan keluarga dengan stimulan keuangan tanpa bunga bagi mereka yang mampu berwirausaha di sektor ekonomi kecil. Selanjutnya, bantuan bagi perempuan yang sedang hamil tetapi tidak mampu mengusahakan pemeriksaan rutin hingga melahirkan. Klinik gratis yang diinisiasi oleh lembaga zakat hadir untuk membantu mereka, bahkan manfaat seperti pemeriksaan gratis yang rutin dapat ditawarkan kepada anggota keluarga mereka.

Dengan memakai metode fenomenologi hermeneutika, penulis menawarkan nuansa baru bagi pembaca untuk memikirkan sisi lain dari penulisan bidang filantropi zakat yang didekati dengan perspektif pekerjaan sosial. Buku ini lahir dari kegelisahan penulis bahwa selama ini kita hanya membaca tulisan yang muncul dari pandangan manajer sebuah lembaga zakat dan jarang sekali kita mendapatkannya dari perspektif penerima manfaat zakat atau mustahik. Buku di tangan pembaca ini dapat menjadi bahan rujukan penting bagi akademisi dan pembaca umum, dan dapat menjadi koleksi bacaan dalam bidang filantropi Islam.

Zakat, sedekah, infak, dan wakaf merupakan pilar-pilar ekonomi muslim, yang pada awal kemunculan masyarakat muslim, keempat pilar ini amat ditekankan oleh Nabi Muhammad saw. dan para khalifah setelahnya. Buku ini merupakan hasil investigasi terhadap penerima manfaat zakat dari pengakuan penerima atau bottom-up. Paparan dalam buku ini merupakan kebalikan dari kebanyakan tulisan yang menyajikan hasil investigasi secara top-down dari para direksi dan manajer lembaga amil zakat tentang keberhasilan yang mereka raih pada program filantropi yang mereka jalankan. Buku ini berangkat dari kenyataan di lapangan yang menyuarakan kondisi penerima manfaat zakat dari dua program pemberdayaan yaitu ekonomi dan sosial-kesehatan.

Pemberdayaan ekonomi adalah penguatan kemampuan keluarga dengan stimulan keuangan tanpa bunga bagi mereka yang mampu berwirausaha di sektor ekonomi kecil. Selanjutnya, bantuan bagi perempuan yang sedang hamil tetapi tidak mampu mengusahakan pemeriksaan rutin hingga melahirkan. Klinik gratis yang diinisiasi oleh lembaga zakat hadir untuk membantu mereka, bahkan manfaat seperti pemeriksaan gratis yang rutin dapat ditawarkan kepada anggota keluarga mereka.

Dengan memakai metode fenomenologi hermeneutika, penulis menawarkan nuansa baru bagi pembaca untuk memikirkan sisi lain dari penulisan bidang filantropi zakat yang didekati dengan perspektif pekerjaan sosial. Buku ini lahir dari kegelisahan penulis bahwa selama ini kita hanya membaca tulisan yang muncul dari pandangan manajer sebuah lembaga zakat dan jarang sekali kita mendapatkannya dari perspektif penerima manfaat zakat atau mustahik. Buku di tangan pembaca ini dapat menjadi bahan rujukan penting bagi akademisi dan pembaca umum, dan dapat menjadi koleksi bacaan dalam bidang filantropi Islam.

Jumlah Halaman

xvi + 127

Penulis

Zulkipli Lessy

Ukuran Buku

15 x 23

Kategori