Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

#bahasagaul

Media Sosial dan Bahasa Kita: Antara Gaul dan Baku

Halo Sobat Pustaka! Saat ini, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kita menggunakannya untuk berkomunikasi, berbagi cerita, hingga menyampaikan pendapat. Seiring dengan itu, cara kita menulis pun ikut berubah. Bahasa yang digunakan menjadi lebih santai, singkat, dan tidak selalu mengikuti aturan baku. Kata-kata seperti nggak, gak, btw, dan berbagai singkatan lainnya sering digunakan agar komunikasi terasa lebih cepat dan praktis. Namun, perubahan ini menimbulkan pertanyaan: apakah kebiasaan tersebut mempengaruhi kemampuan kita dalam menulis secara formal? Bahasa gaul digunakan untuk komunikasi santai dan informal. Sebaliknya, bahasa baku memiliki fungsi sebagai alat komunikasi resmi yang jelas, terstruktur, dan dapat dipahami… Selengkapnya »Media Sosial dan Bahasa Kita: Antara Gaul dan Baku

Interferensi Bahasa, Penutur yang Mencampurkan Bahasa

Interferensi Bahasa, Penutur yang Mencampurkan Bahasa

Interferensi Bahasa, Penutur yang Mencampurkan Bahasa Anak-anak Jakarta Selatan terkenal dengan bahasa mereka yang mencampurkan bahasa Inggris dalam penuturan sehari-hari. Istilah dalam ilmu linguistik untuk menyebut kegiatan mereka adalah interferensi bahasa. Mari bahas kedudukan bahasa Indonesia terlebih dahulu. Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan, yaitu bahasa nasional dan bahasa negara. Bahasa juga memiliki fungsi-fungsi sesuai kedudukannya. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia bersumber dari bunyi ikrar Sumpah Pemuda. Sebagai bahasa negara, Bahasa Indonesia disahkan dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 36 (Duwi Rahmadi, 2017). Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai Lambang kebanggaan nasional Lambang identitas nasional Alat pemersatu bangsa… Selengkapnya »Interferensi Bahasa, Penutur yang Mencampurkan Bahasa