Jauh di kaki Gunung Rinjani, di mana kabut merayap perlahan di sela-sela pepohonan, terbentang sebuah dunia yang penuh keajaiban namun sering kali terlupakan. Tahura Nuraksa bukan sekadar hamparan hutan hijau; ia adalah mikrokosmos yang berdenyut di jantung wilayah Wallacea yang legendaris.
Selama ini, mata kita mungkin hanya tertuju pada pohon-pohon raksasa yang menjulang. Namun, buku ini akan mengajak Anda menunduk lebih dalam dan melihat lebih dekat. Di sanalah, “pahlawan tak kasatmata” bekerja dalam senyap:
- Bryophyta (Lumut) yang membentuk permadani hijau penyimpan air.
- Lichen (Lumut Kerak) sang indikator kejujuran alam yang mendeteksi kemurnian udara.
- Liana yang merajut tajuk pohon menjadi satu kesatuan ekosistem yang kokoh.
Apa rahasia di balik kemampuan lumut api yang bertahan dalam kondisi ekstrem? Bagaimana tanaman merambat mampu mengalirkan kehidupan dari langit hingga ke akar? Dan mengapa organisme terkecil justru menjadi kunci keselamatan hutan hujan tropis kita?. Melalui visual yang memukau dan penjelasan yang mendalam, buku ini bukan hanya sebuah panduan botani, melainkan undangan untuk merayakan keanekaragaman hayati yang rapuh namun perkasa.

















