Adakah riuh zaman mampu meredam amarah jiwa?
Mengapa fitnah berkuasa sementara kearifan terlupa?
Bukankah kita hanya daun mengering mencari pulang samudera kehidupan?
Apakah rasa hanya janji atau ia cincin melingkar abadi?
Setiap diksi adalah adalah ikrar dan setiap bait adalah sumpah
Teruntuk pembaca tercinta…sajak ini…..
Tak Ingkar Janji
Silahkan nikmati sajian makna, rasa, dan jiwa yang ada dengan romantisme sempurna.

















