Pemerataan pendidikan tercakup dalam setiap jalur pendidikan di Indonesia, yang kesemuanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Penamaan jalur yang seolah menjadi bidang kajian tersendiri hanya akan mematahkan koordinasi sistem pembangunan masyarakat dan mendisintegrasikan modal sosial yang seharusnya saling bersinergi antara pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Sebagai upaya pendidikan di era digitalisasi, maka dalam implementasinya perlu mengembangkan family and community education melalui pendidikan sekolah/madrasah yang humanis-religius, integralistik di era digital. Hal ini bertujuan untuk merekatkan kembali hakikat dalam konsep siklus pendidikan yang mampu membangun karakter mulia serta membangun iklim produktif di masa kemajuan pada bidang kehidupan di masa era digital. Hal ini pula yang telah menginspirasi penulis untuk mengangkat konsep pengembangan family and community education melalui pendidikan sekolah/madrasah yang humanis-religius dan integralistik di era digital. Melalui buku “Holistic Education: Revitalisasi Ekosistem Pendidikan Karakter Religius”, semoga pemahaman tentang pendidikan holistik humanis-religius dalam ditumbuhkan oleh semua pihak yang terlibat.

















