Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Obral!

Ketika Langit Tak Selalu Biru

Harga aslinya adalah: Rp110.000.Harga saat ini adalah: Rp93.500.

Ada masa ketika hidup tiba-tiba terasa asing. Langit yang dulu cerah mendadak memudar, dan langkah yang biasanya ringan menjadi berat tak tertanggungkan. Dalam senyap itu, kita belajar bahwa kehilangan bukan hanya tentang kepergian seseorang atau sesuatu, tetapi juga tentang hilangnya bagian diri yang pernah membuat kita kuat.

KETIKA LANGIT TAK SELALU BIRU adalah perjalanan lirih tentang manusia yang terluka, namun tetap berusaha berdiri meski hatinya remuk. Buku ini mengajak pembaca menelusuri ruang-ruang sunyi yang sering disembunyikan, rasa rindu yang tak pernah terbalas, harapan yang patah, dan doa yang terus naik meski suara hampir tak terdengar.

Di antara baris-barisnya, tersimpan pengingat halus bahwa Tuhan tidak pernah benar-benar meninggalkan. Bahwa setiap air mata membawa pesan, setiap luka memiliki arah, dan setiap jiwa yang runtuh selalu diberi kesempatan untuk tumbuh kembali.

Buku ini hadir sebagai pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang kehilangan jalan. Ia membisikkan harapan, bahwa meski langit tidak selalu biru, cahaya tetap ada menunggu kita menemukan keberanian untuk melihatnya kembali.

Kategori: Tag: ,

Ada masa ketika hidup tiba-tiba terasa asing. Langit yang dulu cerah mendadak memudar, dan langkah yang biasanya ringan menjadi berat tak tertanggungkan. Dalam senyap itu, kita belajar bahwa kehilangan bukan hanya tentang kepergian seseorang atau sesuatu, tetapi juga tentang hilangnya bagian diri yang pernah membuat kita kuat.

KETIKA LANGIT TAK SELALU BIRU adalah perjalanan lirih tentang manusia yang terluka, namun tetap berusaha berdiri meski hatinya remuk. Buku ini mengajak pembaca menelusuri ruang-ruang sunyi yang sering disembunyikan, rasa rindu yang tak pernah terbalas, harapan yang patah, dan doa yang terus naik meski suara hampir tak terdengar.

Di antara baris-barisnya, tersimpan pengingat halus bahwa Tuhan tidak pernah benar-benar meninggalkan. Bahwa setiap air mata membawa pesan, setiap luka memiliki arah, dan setiap jiwa yang runtuh selalu diberi kesempatan untuk tumbuh kembali.

Buku ini hadir sebagai pelukan hangat bagi siapa pun yang sedang kehilangan jalan. Ia membisikkan harapan, bahwa meski langit tidak selalu biru, cahaya tetap ada menunggu kita menemukan keberanian untuk melihatnya kembali.

Jumlah Halaman

viii + 168

Penulis

Junaidi

Ukuran Buku

14 x 20

Kategori