Administrasi, dalam berbagai bentuknya adalah tulang punggung yang menopang hampir setiap aspek kehidupan kolektif kita, mulai dari layanan publik yang kita nikmati, perusahaan yang menggerakkan ekonomi, hingga organisasi nirlaba yang mengisi celah sosial.
Penulisan buku ini didorong oleh sebuah kesadaran bahwa pemahaman yang mendalam mengenai teori administrasi bukan hanya relevan bagi para akademisi dan mahasiswa, tetapi juga krusial bagi para praktisi yang sehari-hari bergulat dengan tantangan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas. Sering kali, istilah “administrasi”, “manajemen”, dan “organisasi” digunakan secara tumpang tindih dan membingungkan. Oleh karena itu, demarkasi yang jelas antara ketiga konsep ini menjadi sebuah keharusan untuk membangun kerangka berpikir yang presisi. Klarifikasi ini penting agar analisis pada bab-bab dalam buku ini dapat dilakukan dengan landasan konseptual yang kuat dan tidak ambigu.
Buku ini juga akan memperkenalkan berbagai pendekatan utama yang akan dibahas secara lebih mendalam di sepanjang buku ini. Pendekatan-pendekatan tersebut, mulai dari klasik, hubungan manusia, hingga kontemporer, tidak dilihat sebagai entitas yang saling menafikan. Sebaliknya, mereka dipandang sebagai lapisan-lapisan pemahaman yang saling melengkapi. Masing-masing pendekatan memberikan wawasan yang berharga dari sudut pandang yang berbeda, dan pemahaman yang holistik hanya dapat dicapai dengan mengintegrasikan berbagai perspektif ini.

















