fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Tipe Pembaca Jenis Apakah Kamu?

Membaca buku bagi sebagian orang merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menghibur diri maupun hobi. Namun bagi sebagian orang lainnya, membaca buku merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan hanya untuk mencari informasi, memenuhi tujuan tertentu, atau sekadar mengikuti tren. Seiring dengan beragamnya jenis buku, serta banyaknya jenis tujuan orang-orang dalam membaca buku, maka beragam pula tipe-tipe pembaca buku. Setiap dari mereka memiliki ciri khas yang berbeda dari pembaca lainnya. Perbedaan ini dapat dilihat dari genre buku kesukaan mereka, cara membaca, pun kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan ketika membaca buku. Sudahkah kamu tau, tipe pembaca seperti apakah kamu? Mari kita simak pembahasannya.

 

  1. Pembaca Buku Berseri

 

Para pembaca yang masuk ke dalam pembaca jenis ini bisa disebut sebagai pembaca berdedikasi tinggi. Sebab, mereka menyukai jenis bacaan atau buku berseri yang memiliki prequel, sequel, bahkan hingga trilogi maupun tetralogi. Mengapa disebut berdedikasi tinggi? Hal ini karena mereka bisa membaca satu sampai empat buku untuk menyelesaikan cerita, belum lagi mereka juga harus menunggu apabila buku tersebut kelanjutannya belum diterbitkan. Contoh dari buku jenis ini adalah Tetralogi Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.

 

  1. Pembaca buku setengah hati

 

Berlawanan dengan pembaca berdedikasi yang menyukai jenis bacaan berseri, pembaca jenis ini malah terkesan setengah hati. Seringkali, mereka membaca hanya setengah dari bagian buku kemudian berganti ke buku lain. Tak jarang buku lain yang ia baca kemudian pun hanya ia baca sampai setengah. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab pembaca jenis tersebut, di antaranya mereka memaksakan untuk membaca genre yang mereka tak suka, mereka hanya mengikuti tren tanpa niat membaca yang kuat, atau memang mereka terlalu sibuk sehingga tak bisa melanjutkan bacaannya.

 

  1. Menonton dulu, baru baca

 

Pembaca jenis ini biasanya datang dari para penyuka film. Mereka penasaran terhadap isi dalam buku yang ceritanya telah diangkat ke dalam film yang telah mereka tonton. Sebab seperti kita tahu, biasanya ada beberapa perbedaan terhadap alur buku yang diangkat menjadi film. Hanya saja, hal ini dapat menimbulkan rasa bosan, sebab alur utama dari cerita baik dari film maupun bukunya terkadang secara garis besar adalah sama.

 

  1. Mereka yang tak pernah bosan

 

Para pembaca jenis ini adalah pembaca yang tak pernah bosan mengulang untuk membaca buku yang telah ia baca. Entah itu untuk tujuan khusus seperti mencari kutipan yang dirasa menarik, mengingat alur cerita, atau hanya karena merasa rindu dengan suasana yang dibangun oleh cerita dalam buku tersebut. Hal ini bisa disebabkan karena mereka terlampau menyukai buku tersebut hingga berhasil mengalahkan rasa bosannya.

 

  1. Si anggota klub dan komunitas

 

Setiap pembaca yang masuk ke dalam sebuah klub atau komunitas masuk ke dalam pembaca jenis ini. Biasanya, selepas menyelesaikan suatu buku, mereka akan langsung berdiskusi dengan sesama anggota klubnya tentng buku tersebut. Sebenarnya, masuk ke dalam sebuah klub adalah hal yang positif. Sebab, biasanya klub pembaca memiliki target bacaan yang bisa menjadi motivasi seseorang untuk membaca setidaknya sesuai atau bahkan melebihi targetnya.

 

  1. Yang melibatkan perasaan

 

Ketika membaca, tak jarang kita terbawa perasaan dan seakan masuk ke dalam cerita. Bahkan cerita dalam buku tersebut dapat membuat banyak orang menangis, tertawa, ataupun gundah gulana. Pembaca-pembaca yang dapat merasakan hal tersebutlah yang masuk ke dalam pembaca jenis ini. Tak hanya merasakan segala perasaan yang dimiliki tokoh cerita, banyak dari kalangan pembaca jenis ini yang merasa seolah secara nyata melakoni alur cerita, hingga merasakan apa yang tokoh dalam cerita rasakan.

 

  1. Si pemberi spoiler

 

Jenis terakhir dari para pembaca buku adalah mereka yang suka memberikan spoiler terhadap buku apa yang telah dibaca pun mencari spoiler terlebih dahulu dari sebuah buku yang ingin dia baca. Dalam proses mencari bacaan, mereka menyukai kegiatan melihat review dan spoiler dari orang-orang terhadap buku yang dia baca, baik tentang alur cerita maupun tentang bagaimana cerita berakhir. Tujuannya, bisa karena mereka takut untuk berhadapan dengan cerita dengan akhir yang menyedihkan, atau karena mereka menghindari jenis cerita tertentu sehingga mereka harus mencari tahu terlebih dahulu. Pembaca jenis ini bisa dianggap menyebalkan bagi orang-orang yang tidak menyukai spoiler. Sebab mereka sangat suka menceritakan atau memberikan spoiler kepada orang-orang.