Salah Satu Alasan Kenapa Buku Cetak Masih Banyak Diminati

Buku adalah cermin. Jika ingin mengetahui bagaimana sikap dan perilaku seseorang, maka lihatlah buku apa yang mereka baca. Ungkapan tersebut begitu terkenal di antara generasi muda masa kini. Dan jika dipikirkan lebih lanjut, hal ini benar adanya. Sebab, buku itu sendiri besar pengaruhnya terhadap cara berpikir seseorang. Semakin banyak seseorang membaca, maka cara pandang dan wawasannya akan semakin luas pula.

Jika dulu kita merasa cukup sulit membaca buku, sebab buku cetak mahal harganya, beberapa ada yang berat untuk dibawa, atau mengandalkan antrean perpustakaan yang cukup panjang, di masa modern ini semuanya menjadi lebih mudah. Kita bisa membaca di manapun dan kapanpun sebab banyak jenis buku yang sudah didigitalisasi. Perpustakaan online pun sudah banyak. Cukup menggunakan telepon pintar, maka segalanya bisa dilakukan. Tapi, apakah dengan adanya buku digital ini buku cetak lantas ditinggalkan? Menjadi sepi peminat? Atau bahkan ada banyak pihak yang dirugikan? Mari kita bahas.

Keuntungan utama dari buku digital adalah aksesnya yang mudah. Selain itu, harganya juga menjadi lebih murah dibanding buku cetak. Hanya saja, ini tak menyebabkan buku cetak menjadi sepi peminat, sebab penggemar setia buku tersebut punya beberapa alasan khusus yang menyebabkan mereka tetap setia, di antaranya:

  1. Wangi kertas

Disuksi tentang Buku cetak vs buku digital pernah ramai di social media, dan banyak di antara penggemar buku cetak mengungkapkan bahwa alasan mereka bertahan pada buku cetak adalah wangi khas dari kertas baru yang ada pada buku. “Aroma kertas baru dari buku itu mendamaikan” katanya. Tentu ini mutlak, sebab buku digital tak memilikinya.

Baca juga: Manfaat Membaca Buku

  1. Anotasi

Beberapa orang sangat suka sekali membuat catatan atau hiasan yang mengekpresikan perasaannya Ketika membaca bagian tertentu dari buku. Hal ini disebut sebagai anotasi buku. Kegiatan ini tentu lebih mudah apabila melakukannya pada buku cetak. Sebab, buku digital akan sulit diberi coretan. Bolpoin warna atau sticker juga akan lebih mudah digunakan dan lebih beragam. Hal ini yang memberikan kepuasan sendiri bagi para penikmat buku cetak.

  1. Barter buku

Pernahkah kalian bertukar bacaan dengan teman? Jika ya, bagaimana perasaan kalian? Seru bukan? Inilah yang menarik dari buku cetak. Apabila buku digital itu aksesnya terbatas, yaitu hanya bisa diakses oleh satu pengguna akun. Itulah mengapa, buku digital sulit untuk dipinjamkan. Lagipula, tidak mungkinkan kita meminjamkan smarthphone kita kepada orang lain dalam waktu yang lama? Ini yang menambah poin plus dari buku cetak, meski tentu saja masih ada rasa was-was atau tidak tega, sebab takut ada kejadian buku robek atau rusak.

  1. Speed Reading

Apabila anda sekalian ingin melakukan proses membaca cepat, maka kegiatan ini akan lebih mudah apabila dilakukan dengan buku cetak. Sebab kita hanya tinggal membuka lembaran dengan perkiraan tertentu untuk menemukan poin yang kita tuju. Bahkan, kitab isa dengan mudah menemukan halamannya. Sedangkan pada buku digital, kita perlu scroll layer cukup lama. Di buku cetak, kita juga bisa menandai hal-hal yang sekiranya penting untuk memudahkan kita menemukannya di kemudian hari.

  1. Meminimalisir mata lelah

Membaca menggunakan buku digital rentan membuat mata lelah. Hal ini disebabkan radiasi dari layar smartphone kita. Sedangkan apabila kita menggunakan buku cetak, mata akan tetap nyaman meski membaca berjam-jam. Selain itu, membaca buku cetak juga menimalisir distraksi. Sebab, tak dapat dipungkiri Ketika kita membaca menggunakan smartphone yang terhubung dengan internet, notifikasi dari aplikasi lain akan mudah mendistraksi focus kita.

  1. Koleksi yang nyata

Para penggemar buku biasanya senang sekali melihat koleksi buku yang berjejer rapi dirak-rak kamar mereka. Tentunya, hal ini hanya bisa dilakukan oleh buku cetak saja. Sebab mereka memiliki wujud, covernya juga teramat cantik untuk menyenangkan perasaan pengoleksinya. Akan ada rasa puas tersendiri bagi para penggemar melihat koleksinya yang lengkap.

Itulah beberapa alasan mengapa hingga kini, buku cetak masih eksis di pasaran. Ia tak pernah mati, dan semoga akan terus abadi. Penggemarnya akan tetap dan harus selalu setia, sebab hanya dengan itulah buku cetak akan tetap ada, dan tak akan tergerus masa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *