Hasilkan Karya Berkualitas Melalui Penerbit Buku Self Publishing

Hasilkan Karya Berkualitas Melalui Penerbit Buku Self Publishing

Ingin segera memiliki karya buku, sayangnya terganjal dengan penolakan penerbit mayor? Bukan berarti naskah Anda tidak berkualitas. Bisa jadi karena tidak sesuai dengan pangsa pasar penerbit besar tersebut. Solusinya, Anda bisa mencetak naskah melalui penerbit buku self publishing.

Terbitkan Buku Secara Self Publishing

Perkembangan teknologi printing semakin memudahkan dalam proses mencetak buku. Kini Anda bisa mencetak buku lebih fleksibel. Karena bisa dicetak dalam jumlah satuan, tidak harus dalam jumlah besar.

Anda bisa menuangkan segala gagasan dan kreativitasan dengan menerbitkan buku sendiri. Semua proses bisa ditangani secara mandiri. Mulai dari penulisan naskah, penyuntingan, layout, desain sampul, promosi, penjualan dan distribusinya. Karena itu, aktivitas tersebut disebut dengan self publishing.

Baca juga : 5 Kiat Memilih Jasa Penerbitan Buku Berkualitas

Tips Agar Harga Penerbitan Buku Lebih Hemat

Memahami Cara dan Proses Menerbitkan Buku Self Publishing

Anda leluasa dalam mengatur proses penerbitan naskah menjadi buku cetak. Cara ini adalah alternatif jika ingin memastikan karya Anda bisa terbit. Selain itu, bisa mendapatkan profit lebih memuaskan. Daripada bergantung pada royalti yang diberikan oleh penerbit mayor.

Sebenarnya konsep ini sudah marak di Eropa dan Amerika sejak tahun 1990-an. Hanya saja di Indonesia masih terbilang baru. Namun sekarang sudah banyak penulis baru yang memanfaatkan peluang ini. Karena tidak lagi harus tergantung dengan perusahaan penerbitan besar.

Saat ini bermunculan banyak penerbit indie, yang menawarkan layanan self publishing. Dengan menawarkan berbagai paket penerbitan, harga dan pelayanan tersendiri.

Keunggulan Self Publishing

Sangat banyak kelebihan dari self publishing, yang membuatnya menjadi primadona baru dalam dunia penerbitan buku. Nah, apa saja keuntungan yang dapat Anda nikmati?

  1. Jaminan buku bisa terbit.
  2. Kendali penuh atas seluruh proses menerbitkan buku. Dimulai dari penulisan naskah, layout, desain sampul buku, pencetakan, promosi dan pemasarannya. Walaupun Anda tetap bisa bekerjasama dengan penerbit buku self publishing untuk semua proses tersebut.
  3. Proses penerbitan buku lebih cepat, karena tanpa tahapan seleksi naskah yang ketat.
  4. Bebas tentukan harga jual buku.
  5. Tanpa batas waktu pemasaran. Jadi Anda bebas melakukan penjualan buku, selagi minat pasar masih bagus.
  6. Penulis bisa menikmati hasil penjualan lebih besar, dibandingkan menerima royalti dari penerbit.
  7. Anda bisa mengetahui seluruh proses dalam pembuatan buku.

Kekurangan Self Publishing

Selain memiliki banyak kelebihan, mencetak buku secara self publishing juga memiliki sejumlah kekurangan. Apa saja yang penting Anda ketahui?

  1. Tanpa seleksi naskah, karena itu Anda harus memastikan tulisan sangat berkualitas dan memiliki nilai jual. Tapi kalau ada anggaran memadai, bisa menggunakan layanan penyuntingan yang ditawarkan penerbit.
  2. Anda harus menyiapkan seluruh dana penerbitan buku secara mandiri.
  3. Harus memiliki keahlian desain sampul dan tata letak. Kalau kurang menguasainya, maka bisa menggunakan jasa profesional. Bisa juga memanfaatkan layanan gratis yang ditawarkan penerbit.
  4. Anda harus siap dengan segala risiko. Kalau tidak untung, maka bisa menderita kerugian kalau ternyata hasil penjualan buku tidak sesuai harapan.
  5. Anda harus gencar dalam melakukan promosi, agar buku bisa diserap dengan cepat oleh pasar. Kalau ingin memasarkan di toko buku besar, maka harus menjalin kerjasama dengan distributor buku. Dengan begitu, akan mengurangi margin keuntungan.

Nah, Anda sudah siap menerbitkan naskah sendiri? Siapkan karya terbaik Anda, tentukan target pasar, jumlah eksemplar dan pilih penerbit buku self publishing terpercaya. Supaya bisa menikmati berbagai layanan memuaskan dan hasil cetakan buku berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.