Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Obral!

Kesehatan Masyarakat Wilayah Pertambangan : Studi Kasus di Wilayah Tambang Batu Bara

Harga aslinya adalah: Rp90.000.Harga saat ini adalah: Rp76.500.

Tahukah Anda bahwa ada jutaan kematian di dunia disebabkan, salah satunya, oleh pajanan PM2,5? PM2,5 merupakan partikel udara yang sangat kecil, tetapi mampu untuk melakukan penetrasi yang dalam pada paru-paru dan memasuki sistem peredaran darah. Partikel kecil ini dapat memicu gangguan kardiovaskular, serebrovaskular (stroke), dan komplikasi pernapasan apabila terpapar dalam jangka waktu tertentu (WHO, 2022).

Pada tahun 2020, estimasi rata-rata pajanan PM2,5 di seluruh dunia diperkirakan mencapai angka 32,2 µg/m3. Angka ini menandakan bahwa kualitas udara dunia sudah cukup tercemar, dengan nilai 95% uncertainty interval (UI) 29,6 hingga 33,3 µg/m3 (Health Effect Institute & State of Global Air, 2024).

Salah satu sumber utama pajanan PM2,5 adalah industri tambang batu bara. Indonesia sebagai salah satu wilayah penghasil batu bara terbesar di dunia tentu perlu menjadi sorotan. Bagaimana kualitas udara di wilayah sekitar pertambangan batu bara kita? Bagaimana kondisi kesehatan masyarakat sekitarnya? Dan bagaimana cara meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitar wilayah pertambangan? Dengan pengamatan langsung di wilayah sekitar pertambangan batu bara di Kabupaten Muara Enim, buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan ini dan sebagai rujukan bagi dalam perumusan kebijakan pengendalian pencemaran udara, penguatan kesehatan masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Tahukah Anda bahwa ada jutaan kematian di dunia disebabkan, salah satunya, oleh pajanan PM2,5? PM2,5 merupakan partikel udara yang sangat kecil, tetapi mampu untuk melakukan penetrasi yang dalam pada paru-paru dan memasuki sistem peredaran darah. Partikel kecil ini dapat memicu gangguan kardiovaskular, serebrovaskular (stroke), dan komplikasi pernapasan apabila terpapar dalam jangka waktu tertentu (WHO, 2022).

Pada tahun 2020, estimasi rata-rata pajanan PM2,5 di seluruh dunia diperkirakan mencapai angka 32,2 µg/m3. Angka ini menandakan bahwa kualitas udara dunia sudah cukup tercemar, dengan nilai 95% uncertainty interval (UI) 29,6 hingga 33,3 µg/m3 (Health Effect Institute & State of Global Air, 2024).

Salah satu sumber utama pajanan PM2,5 adalah industri tambang batu bara. Indonesia sebagai salah satu wilayah penghasil batu bara terbesar di dunia tentu perlu menjadi sorotan. Bagaimana kualitas udara di wilayah sekitar pertambangan batu bara kita? Bagaimana kondisi kesehatan masyarakat sekitarnya? Dan bagaimana cara meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitar wilayah pertambangan? Dengan pengamatan langsung di wilayah sekitar pertambangan batu bara di Kabupaten Muara Enim, buku ini hadir untuk menjawab pertanyaan ini dan sebagai rujukan bagi dalam perumusan kebijakan pengendalian pencemaran udara, penguatan kesehatan masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Jumlah Halaman

x + 87

Penulis

"Dr. Novrikasari, S.K.M., M.Kes. Laura Dwi Pratiwi, S.K.M., M.K.M. Rafika Oktivaningrum, S.K.M., M.Sc. Sari Bema Ramdika, S.Gz., M.Gz. Putri Utami, S.K.M., M.K.M. Hj. Apriani Dwi Kartini, S.E., M.Si."

Ukuran Buku

15 x 23

Kategori