Istilah “fitofarmasi” berasal dari gabungan dua kata; fito yang merujuk pada tanaman dan farmasi yang merujuk pada obat-obatan. Tanaman obat telah digunakan dalam praktik pengobatan tradisional sejak zaman prasejarah. Buku Fitofarmasi: Riset Fitokimia dan Bioaktivitas Tanaman Obat Indonesia ini menyajikan informasi secara komprehensif mulai dari pengantar fitofarmasi, analisis fitokimia, teknik ekstraksi, fraksinasi hingga penentuan struktur senyawa dan uji toksisitas tanaman obat. Senyawa metabolit sekunder dan bioaktivitas beberapa tanaman obat Indonesia seperti Chromolaena odorata, Moringa oleifera, Stachytarpetha jamaicensis, Ananas comosus, dan Nicotiana tabacum juga disajikan dalam buku ini. Semoga buku ini mampu memberikan tambahan wawasan keilmuan yang bermanfaat di bidang sains dan farmasi kepada segenap pembaca.
Buku Fitofarmasi: Riset Fitokimia dan Bioaktivitas Tanaman Obat Indonesia merupakan sebuah perjalanan riset kimia bahan alam yang ditulis berdasarkan hasil laboratorium. Uraian kalimat-kalimatnya menyajikan pemisahan dan penentuan struktur metabolit alami yang berasal dari tanaman obat secara urut dan komprehensif. Leluhur kita banyak meninggalkan metode herbal yang bermanfaat untuk manusia. Penulis dapat mengembangkan potensi itu dalam perspektif sains dengan sangat menarik, buku ini adalah bacaan yang tepat untuk segenap peneliti di bidang sains, farmasi, dan kimia bahan alam khususnya.

















