fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Perlukah Kemampuan Menulis Bagi Dosen?

Kewajiban dosen tidak hanya mengajar. Akan tetapi juga membimbing mahasiswanya, agar menguasai kompetensi yang relevan dengan keilmuan yang dipelajarinya. Selain itu, seorang dosen juga harus handal dalam menulis. Kenapa kemampuan menulis bagi dosen dianggap penting?

 

Agar Bisa Memperoleh Sertifikasi Dosen

Setiap dosen berkesempatan untuk memperoleh sertifikasi dosen, yang dibiayai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi. Lalu apa manfaat dari sertifikasi tersebut?

Sertifikat dosen adalah alat bukti formal sebagai tenaga profesional, yang telah memenuhi berbagai persyaratan khusus. Persyaratan tersebut, seperti minimal jenjang akademiknya asisten ahli, berpengalaman dalam mengajar minimal dua tahun, dan berkontribusi dalam pelaksanaan serta pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sertifikasi ini mengharuskan dosen melaporkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal itu termasuk kewajiban untuk produktif dalam menulis artikel atau buku. Tujuannya untuk melatih dosen agar bisa menulis artikel dengan kualitas internasional.

Sebenarnya tanpa adanya sertifikasi tersebut, setiap dosen harus memiliki kemampuan menulis yang bagus. Sebab dosen juga berperan sebagai agen intelektual. Jadi aktivitas menulis buku tidak bisa terlepas dari diri seorang dosen.

Semakin produktif dalam menulis, maka semakin banyak mahasiswa dan masyarakat mendapatkan pengetahuan serta keilmuan yang diinginkannya. Hal ini juga sejalan dengan tugas dosen dalam mengajarkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat.

 

Menulis Adalah Kebutuhan Akademisi

Dosen dituntut untuk produktif menulis buku seperti jurnal internasional.  Dengan begitu, Kemristekdikti akan mengakui buku jurnal tersebut.

Apalagi melihat minat baca mahasiswa yang terbilang masih rendah. Maka seorang dosen harus mampu menulis jurnal sebagai media transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi kepada para mahasiswanya. Jurnal tersebut bisa diterbitkan dalam bentuk buku, dengan layout dan desain cover lebih menarik. Sehingga bisa merangsang mahasiswa untuk mempelajarinya.

 

Melatih Kreativitasan Dosen

Kebiasaan menulis bagi seorang dosen memberikan dampak positif bagi dirinya. Sebab bisa sekaligus melatih kreativitas dosen. Karena menuangkan ide menjadi sebuah buku memerlukan konsep dan visualisasi yang jelas. Apalagi akan dijadikan sebagai bahan ajar untuk para mahasiswanya.

Semakin kreatif, maka semakin bagus dalam materi kuliah. Sehingga materi tersebut tersusun dengan baik dan mudah dipahami. Dengan cara ini, transfer ilmu menjadi lebih optimal hasilnya.

Saat menulis seorang dosen juga harus memuat berbagai sumber yang jelas dan update dengan kondisi terkini. Semakin banyak sumber terpercaya yang digunakan, sebagai bukti kalau dosen juga melakukan riset tersendiri.

Sebagai contoh kalau ingin menampilkan data statistik, maka harus memakai data lembaga yang relevan dan terpercaya. Selain itu data tersebut harus yang terbaru atau tahun terakhir. Kalau ingin menampilkan ilustrasi, maka pastikan disuguhkan dengan jelas dan sederhana, sehingga lebih mudah dipahami.

Semakin sering menulis buku, sebenarnya sekaligus melatih diri atau meningkatkan kemampuan dalam menulis karya tanpa plagiat. Sehingga bukunya layak diterbitkan. Bukan saja untuk konsumsi mahasiswanya saja, akan tetapi bagi masyarakat secara umum.

Anda seorang dosen? Sangat tertarik untuk menulis jurnal, buku ajar atau artikel? Sekarang saatnya untuk memulai kebiasaan baik ini. Mengingat besarnya manfaat, bila seorang dosen sangat produktif dalam menulis.

UU No.12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi dan UU No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen adalah beberapa regulasi yang mengatur kewajiban dosen untuk menulis dan memproduksi buku. Sebagai contoh dengan menerbitkan buku ajar, yang sangat memudahkan mahasiswa untuk memahami materi perkuliahan.

Agar setiap dosen semakin produktif dalam menulis, Kemristekdikti juga sangat mendorongnya dengan sering menggelar pelatihan menulis. Agar semakin banyak publikasi karya tulis di Indonesia.

Anda merasa tidak ada inspirasi untuk menulis? Sebenarnya pengalaman penelitian di lingkungan akademis bisa menjadi sumber tulisan menarik dan bermanfaat.

 

Ayo, mulai menulis sekarang juga!!