fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Perbedaan Footnote, Endnote, dan In-Text Citation

Halo, Sobat Pustaka! Dalam penulisan buku, mengutip sumber informasi adalah praktik yang sangat penting untuk memberikan kredit kepada penulis atau pemilik karya dan menghindari plagiarisme. Ada beberapa cara untuk melakukan kutipan, termasuk penggunaan footnote, endnote, dan in-text citation. Meskipun ketiganya bertujuan untuk memberikan referensi kepada sumber yang digunakan, tetapi ketiganya memiliki perbedaan dalam penempatan dan formatnya. Berikut adalah penjelasan singkat serta contoh penggunaan ketiga jenis kutipan tersebut.

Footnote

Footnote atau catatan kaki adalah catatan yang ditempatkan di bagian bawah halaman. Footnote mengandung informasi rinci tentang sumber kutipan yang digunakan dalam teks utama. Selain itu, catatan kaki juga dapat berisi komentar atau informasi tambahan dari teks di atasnya, tetapi tidak terkait langsung dengan pembahasan pada teks tersebut.

Untuk footnote yang menginformasikan sumber kutipan, unsur-unsur yang harus ada adalah nama penulis/pengarang/pemilik karya, judul, tempat terbit, nama penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman kutipan (jika ada). Perhatikan contoh penulisan footnote berikut ini.

[teks utama]

Menurut John Smith, “Penelitian ini menyoroti pentingnya etika dalam penelitian ilmiah.”1

[catatan kaki, letaknya di bagian bawah halaman]

1John Smith, “Etika dalam Penelitian Ilmiah” (New York: Penerbit ABC, 2020), 25.

 

Sama halnya dengan daftar pustaka, sumber referensi yang berbeda juga memiliki format penulisan yang berbeda. Berikut ini contoh perbedaan penulisan catatan kaki untuk sumber referensi buku, jurnal, dan internet.

Untuk sumber dari buku

John Smith, Etika dalam Penelitian Ilmiah (New York: Penerbit ABC, 2020), hlm. 20.

Untuk sumber dari jurnal

Yosi S., “Etika dalam Penelitian,” Journal of Research, Vol. 11 No. 23. (23 Desember 2022), hlm. 21.

Untuk sumber dari internet

Putri Larasati, “Belajar Etika Penelitian,” filsafat.com (5 Desember 2013). http://filsafat.com/belajar-etika-penelitian.

 

Pahami perbedaan Ibid., Op. cit, dan Loc. cit.

  1. Ibid. dipakai ketika sumber yang dikutip sama dengan sumber sebelumnya.
  2. cit. dipakai ketika sumber yang dikutip sama dengan sumber sebelumnya, tetapi diselingi dengan karya lain.
  3. cit. dipakai ketika sumber yang dikutip berupa antologi, majalah, ensiklopedia, atau kumpulan karya lainnya, sama dengan sumber sebelumnya, tetapi diselingi oleh catatan kaki dari sumber yang berbeda.

 

Endnote

Endnote atau catatan akhir adalah catatan yang ditempatkan di bagian akhir dokumen atau bab. Catatan akhir mencakup informasi rinci tentang sumber kutipan yang digunakan dalam teks utama. Selain itu, catatan akhir juga dapat berisi komentar atau informasi tambahan dari teks di atasnya, tetapi tidak terkait langsung dengan pembahasan pada teks sebelumnya.

Untuk endnote yang menginformasikan sumber kutipan, unsur-unsur yang perlu ditulis adalah nama penulis atau pengarang, judul, tempat terbit, nama penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman kutipan (jika ada). Perhatikan contoh penulisan catatan akhir berikut ini.

[teks utama]

Menurut penelitian terbaru, penting untuk memperhatikan peran etika dalam penelitian ilmiah.1

[Catatan akhir, ditulis di akhir tulisan atau bab]

1John Smith, “Etika dalam Penelitian Ilmiah” (New York: Penerbit ABC, 2020), hlm. 25.

 

Sama halnya dengan daftar pustaka, sumber referensi yang berbeda juga memiliki format penulisan yang berbeda. Berikut ini contoh perbedaan penulisan catatan akhir untuk sumber referensi buku, jurnal, dan internet.

Untuk sumber dari buku

Mutiara Putri, Transformasi Feminisme (Yogyakarta: Penerbit Buku Feminist, 2010), hlm. 5.

Untuk sumber dari jurnal

Aditya, “Majas dalam Novel Siti Nurbaya,” Journal of Literature, Vol. 12 No. 24. (23 Desember 2011).

Untuk sumber dari internet

Annisa Putri, “Mengenal Jenis Majas”, bahasaindonesia.com (5 April 2013), http://bahasaindonesia.com/mengenal-jenis-majas.

 

In-Text Citation

In-Text Citation adalah kutipan yang ditempatkan langsung di dalam teks utama, biasanya di dalam kurung, yang mengandung informasi singkat tentang sumber kutipan yang digunakan. Penulisan in-text citation umumnya ada dua. Penulisan yang pertama, yaitu dengan menuliskan unsur nama penulis/pengarang dan tahun terbit bersama-sama dalam kurung (lihat contoh 1). Kedua, hanya menuliskan keterangan tahun terbit di dalam kurung dengan catatan nama pengarang telah disebutkan dalam kalimat atau paragraf tersebut (lihat contoh 2).

Perhatikan contoh penulisan in-text citation berikut ini.

  1. Menurut John Smith (2020), penelitian ini menyoroti pentingnya etika dalam penelitian ilmiah.
  2. Dalam penelitian ini, penulis menyoroti pentingnya etika dalam penelitian ilmiah (Smith, 2020).

Meskipun semua metode ini memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan referensi kepada sumber yang digunakan, ketiganya memiliki perbedaan dalam penempatan dan formatnya. Footnote ditempatkan di bagian bawah halaman, endnote ditempatkan di akhir dokumen, dan in-text citation ditempatkan langsung di dalam teks utama. Pilihan antara ketiganya tergantung pada preferensi penulis dan gaya penulisan yang digunakan. Yang terpenting, penggunaan yang konsisten dan akurat dari ketiga jenis kutipan ini sangat penting untuk menjaga integritas akademik dan mencegah plagiarisme.