fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Panduan Mengubah Skripsi Menjadi Artikel Jurnal

Adalah hal yang lumrah untuk mengubah suatu karya hasil penelitian atau skripsi ke dalam format jurnal. Tujuannya tentu saja agar hasil penelitian dapat tersebar luas dan juga meningkatkan kualitas penelitian. Selain itu, menerbitkan hasil penelitian dalam format jurnal ilmiah juga dapat menjadi bukti utama orisinalistas suatu karya penelitian, menjadi modal rekam jejak penelitian sebagai akademisi, dan meningkatkan reputasi akademik peneliti.

Mengubah skripsi menjadi jurnal terkadang menjadi hal yang menantang. Penulis harus memastikan bahwa ide dan temuan penelitian tersampaikan secara komprehensif dalam artikel jurnal. Sebab dibandingkan skripsi, artikel jurnal memiliki susunan yang lebih padat dan langsung ke intinya, dengan lebih sedikit ruang untuk informasi tambahan yang tidak langsung mendukung temuan penelitian. Selain itu, format penulisan artikel jurnal juga disesuaikan dengan standar publikasi ilmiah yang berlaku di jurnal yang dituju. Coba simak perbedaan penyajian hasil penelitian dalam skripsi dan jurnal di bawah ini.

Penyajian Hasil Penelitian dalam Skripsi

  1. Detail yang Lebih Lengkap

Skripsi cenderung memberikan detail yang lebih lengkap tentang hasil penelitian. Ini mencakup deskripsi yang lebih rinci tentang proses penelitian, analisis data, dan interpretasi temuan.

  1. Pembahasan yang Mendalam

Skripsi memberikan ruang yang lebih besar untuk pembahasan yang mendalam tentang setiap temuan penelitian. Hal ini memungkinkan penulis untuk menjelaskan implikasi temuan secara terperinci dan mengaitkannya dengan literatur yang relevan.

  1. Inklusi Data Tambahan

Skripsi sering kali menyertakan data tambahan dalam bentuk lampiran, seperti tabel tambahan, grafik, atau hasil survei lengkap. Ini membantu pembaca untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang metodologi dan temuan penelitian.

  1. Ukuran yang Lebih Panjang

Skripsi umumnya memiliki batasan panjang yang lebih besar daripada artikel jurnal. Hal ini memungkinkan penulis untuk menyajikan semua aspek penelitian dengan detail yang memadai.

Penyajian Hasil Penelitian dalam Artikel Jurnal

  1. Pembahasan yang Singkat, Padat, dan Jelas

Artikel jurnal umumnya menyajikan hasil penelitian secara singkat dan langsung ke intinya dalam bagian hasil. Ini mencakup temuan utama penelitian tanpa terlalu banyak detail.

  1. Fokus pada Temuan Utama

Artikel jurnal lebih menekankan pada temuan utama penelitian dan implikasinya. Penulis cenderung menyajikan hasil yang paling relevan dan signifikan untuk dibahas.

  1. Tabel dan Grafik yang Terbatas

Artikel jurnal cenderung membatasi jumlah tabel dan grafik yang disertakan dalam penyajian hasil penelitian. Hanya data yang paling penting dan relevan yang disertakan untuk mendukung temuan penelitian.

  1. Ukuran yang Terbatas

Artikel jurnal memiliki batasan panjang yang ketat, biasanya antara 3000 hingga 8000 kata, tergantung pada kebijakan jurnal. Hal ini mendorong penulis untuk menyajikan hasil penelitian secara singkat dan padat.

Dengan demikian, penyajian hasil penelitian dalam skripsi lebih mendetail dan lengkap, sementara dalam artikel jurnal lebih terfokus pada temuan utama dengan ringkasan singkat.

Berikut adalah Panduan Cara Mengubah Skripsi Menjadi Jurnal

  1. Evaluasi Kualitas Skripsi

Pertama-tama, evaluasilah kualitas skripsi Anda dengan cermat. Periksa apakah skripsi Anda memenuhi standar penulisan ilmiah yang diperlukan untuk dipublikasikan dalam sebuah jurnal. Pastikan bahwa metodologi penelitian Anda kuat, analisis data kritis, dan temuan Anda memiliki kontribusi yang signifikan terhadap bidang studi Anda.

  1. Perbaiki Struktur dan Format

Jurnal ilmiah memiliki struktur dan format penulisan yang berbeda dengan skripsi. Perbaiki struktur dan format skripsi Anda agar sesuai dengan pedoman penulisan jurnal yang Anda targetkan. Pastikan untuk mengikuti aturan penulisan, termasuk gaya penulisan, penggunaan referensi, dan format tabel atau gambar.

  1. Buatlah Abstrak yang Efektif

Buatlah rangkuman atau abstrak yang jelas dan informatif. Abstrak harus mampu merangkum dengan singkat dan jelas tentang tujuan penelitian, metodologi, temuan utama, dan implikasi praktis dari penelitian Anda. Pastikan abstrak Anda menarik perhatian pembaca potensial dan memberikan gambaran yang baik tentang isi jurnal.

  1. Revisi dan Perbaikan

Lakukan revisi menyeluruh terhadap skripsi Anda. Perbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, atau penulisan lainnya yang mungkin ada. Selain itu, pastikan untuk melakukan revisi substansial yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas penelitian Anda. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menambahkan analisis atau diskusi tambahan untuk memperkuat temuan Anda.

  1. Pilih Jurnal yang Tepat

Identifikasi jurnal yang sesuai dengan bidang studi dan fokus penelitian Anda. Teliti jurnal-jurnal yang relevan dalam bidang ilmu yang Anda teliti dan pilihlah jurnal yang memiliki reputasi baik serta menerima artikel-artikel dalam gaya dan topik yang Anda tulis.

  1. Pelajari Pedoman Penulisan Jurnal

Setiap jurnal biasanya memiliki pedoman penulisannya sendiri. Bacalah pedoman penulisan jurnal yang Anda pilih dengan cermat. Pastikan untuk mengikuti semua persyaratan penulisan yang ditetapkan oleh jurnal tersebut, termasuk format, struktur, dan panjang artikel. Sesuaikan artikel Anda dengan persyaratan penulisan jurnal secara akurat.

  1. Konsultasi dengan Supervisor atau Mentor

Jika memungkinkan, konsultasikan langkah-langkah Anda dengan supervisor atau mentor akademis Anda. Mereka dapat memberikan masukan yang berharga tentang cara mengubah skripsi Anda menjadi artikel jurnal yang berkualitas dan siap dipublikasikan.

  1. Proses Peer Review

Setelah Anda menyelesaikan naskah artikel jurnal Anda, kirimkan artikel tersebut untuk direviu oleh para ahli di bidang Anda melalui proses peer review. Terima masukan dan saran dari para reviewer untuk meningkatkan kualitas dan relevansi artikel Anda.

  1. Persiapan untuk Publikasi

Setelah artikel Anda diterima untuk dipublikasikan, siapkan segala persyaratan yang diperlukan oleh jurnal tersebut, termasuk surat persetujuan penulis, pernyataan etika, dan perincian pembayaran biaya publikasi jika ada.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dengan cermat dan teliti, Anda dapat mengubah skripsi Anda menjadi artikel jurnal yang bermutu dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Baca juga: Tips dan Trik Menyelesaikan Skripsi dengan Menyenangkan