Mengenal Imbuhan dalam Proses Pembentukan Verba

Mengenal Imbuhan dalam Proses Pembentukan Verba

Mengenal Imbuhan dalam Proses Pembentukan Verba

Pembentukan kata turunan dalam Bahasa Indonesia bisa melalui proses morfologis berupa imbuhan, reduplikasi, pemajemukan, maupun konjugasi. Salah satu proses morfologis yang akan dibahas kali ini adalah tentang imbuhan. Afiksasi atau imbuhan memiliki tiga jenis, yaitu prefiks (awalan), infiks (sisipan), dan sufiks (akhiran). Masing-masing jenis afiksasi tersebut memiliki turunannya sendiri-sendiri. Salah satu imbuhan yang akan dibahas di dalam artikel kali ini adalah prefiks dan sufiks pembentuk verba dalam bahasa Indonesia.

  1. Prefiks me- pembentuk verba

Prefiks me- mempunyai lima varian yaitu me-, mem-, men-, menge-, dan meny-. Berikut ini adalah contoh imbuhan me- beserta jenis-jenisnya:

  • Prefiks pembentuk verba menjadi: mencair, menguning, mengkristal
  • Prefiks pembentuk verba berfungsi sebagai atau menyerupai: menyupir, menggunung
  • Prefiks pembentuk verba makan atau minum: menyatai, mengopi, mengeteh
  • Prefiks pembentuk verba menuju: mengutara, melaut, menepi
  • Prefiks pembentuk verba mencari atau mengumpulkan: mendamar, merumput
  • Prefiks pembentuk verba mengeluarkan bunyi: mengeong, mengaum, mencicit
  • Prefiks pembentuk verba menimbulkan kesan seperti seseorang atau sesuatu yang: membisu, membatu, merendah hati
  • Prefiks pembentuk verba dasar verba: membaca, menulis, membajak
  • Prefiks pembentuk verba membuat; menghasilkan: menyambal, menggulai, membatik
  • Prefiks pembentuk verba menyatakan: mengaku.

 

  1. Prefiks ber- pembentuk verba

  • Prefiks pembentuk verba mempunyai: beratap, bercita-cita, beristri
  • Prefiks pembentuk verba menggunakan atau memakai, berlayar, bermobil, berbaju
  • Prefiks pembentuk verba menghasilkan: bertelur, berkokok
  • Prefiks pembentuk verba dalam jumlah atau kelipatan: bertiga, berjuta-juta
  • Prefiks pembentuk verba bertindak atau bekerja sebagai: bertani, bertinju
  • Prefiks pembentuk verba berada dalam keadaan: bergembira, bersedih
  • Prefiks pembentuk verba menyatakan perbuatan timbal balik: bergulat, bertinju
  • Prefiks pembentuk verba menyatakan perbuatan mengenai diri sendiri: berhias, bercukur

 

  1. Prefiks di- pembentuk verba

  • Prefiks pembentuk verba dikenai suatu tindakan: dibeli, dipukul, dites

 

  1. Prefiks ke- pembentuk verba
  • Prefiks pembentuk verba telah mengalami atau menderita keadaan atau kejadian (dengan tidak sengaja atau dengan tiba-tiba): ketabrak, keperkok, ketemu
  • Prefiks pembentuk verba dapat atau sanggup: kebaca, keangkat.

 

  1. Prefiks per- pembentuk verba
  • Prefiks pembentuk verba menjadikan atau membuat menjadi: perindah, perjelas
  • Prefiks pembentuk verba membagi menjadi: perdua, pertiga
  • Prefiks pembentuk verba melakukan: perbuat
  • Prefiks pembentuk verba memanggil atau menganggap: perbudak, pertuan.

 

  1. Sufiks -an pembentuk verba
  • Sufiks pembentuk verba melakukan sesuatu yang pelaku atau tindakannya banyak (saling): jualan, pacaran
  • Sufiks pembentuk verba kegiatan yang berkenaan dengan pelaku atau tindakan yang banyak: lebaran, natalan, syukuran

 

  1. Sufiks -i pembentuk verba
  • Sufiks pembentuk verba memberikan: sampuli, selimuti, pagari
  • Sufiks pembentuk verba berulang-ulang: lempari, pukuli, sirami

 

  1. Sufiks -kan pembentuk verba
  • Sufiks pembentuk verba menjadikan: jalankan, datangkan, hitamkan
  • Sufiks pembentuk verba sungguh-sungguh: dengarkan, camkan
  • Sufiks pembentuk verba untuk; kepada orang lain: sewakan, bacakan

Mengenal Imbuhan dalam Proses Pembentukan Verba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *