fbpx
Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Ketahui Perbedaan Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan

Ketahui Perbedaan Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan

 

Bagi yang hobi membaca, tentu tidak asing lagi dengan “daftar pustaka” yang letaknya ada di akhir sebuah buku atau jurnal. Namun, jarang yang mengetahui “daftar rujukan”. Mengingat keduanya merupakan bagian penting dari karya tulis ilmiah, penulis harus dapat membedakan keduanya. Baiklah, agar tidak salah kaprah kita akan mempelajari pengertian dan perbedaan keduanya. Check this out!

  1. Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan serangkaian daftar bacaan yang menjadi sumber acuan penulis. Sumber pada daftar pustaka tidak dirujuk langsung, hanya untuk memperkaya bacaan penulis. Fungsi daftar pustaka atau bibliografi yaitu memberikan informasi kepada pembaca bahwa tulisan tersebut berdasarkan hasil dari berbagai sumber. Daftar pustaka mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul buku, kota penerbit, dan nama penerbit serta disusun menurut abjad.

Ketahui Perbedaan Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan

Fungsi Daftar Pustaka

  • Apresiasi karya orang lain yang menjadi sumber dari tulisannya,
  • Menjamin kredibilitas tulisan,
  • Membantu pembaca mendapat informasi lebih,
  • Sebagai media untuk penulis lain.

 

Syarat-Syarat Daftar Pustaka

  • Nama marga atau nama akhir penulis harus ditulis terlebih dahulu,
  • Tidak perlu menambahkan nama gelar,
  • Jarak antara satu baris dan berikutnya adalah satu spasi,
  • Jarak antara sumber 1 dan sumber berikutnya adalah dua spasi,
  • Baris pertama dimulai pada ketukan pertama, baris kedua dimulai pada ketukan ketujuh.

 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

  • Penulisan Daftar Pustaka dari Buku

Mufid, Muhamad. (2015). Etika dan Filsafat Komunikasi. Jakarta: Prenamedia Group

  • Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal

Kim, Keun Kyu., Chung, Jaeyong. (2011). The Role of Korean Father: A Study of Korean Fathering Practices in the United States dalam International Journal of Child Care and Education Policy. 5(2), 47-55.

  • Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

Baja Hitam, Satria., 19 November 2016, Contoh Berita Acara Terlengkap (Rapat, Kegiatan, Kerusakan / Kehilangan Barang), [online], (http://satriabajahitam.com/contoh-berita-acara-yang-baik-dan-benar/), diakses tanggal 2 Desember 2016

 

 

  1. Pengertian Daftar Rujukan

Daftar rujukan atau daftar referensi merupakan bahan-bahan informasi yang langsung dikutip dalam tulisan untuk memperkuat pernyataan. Daftar rujukan berfungsi untuk memberikan penjelasan tentang sumber suatu kutipan. Dalam daftar rujukan, merujuk pada sumber dan pernyataan atau ucapan yang digunakan dalam teks. Daftar rujukan mencantumkan nomor halaman dari sumber yang dirujuk.

 

Ada tiga bentuk penulisan rujukan, yaitu:

  • Bodynote : Penulisan rujukan yang ditulis langsung di dalam teks kutipan.
  • Footnote : Penulisan rujukan di bagian bawah halaman yang terdapat kutipan.
  • Endnote : Penulisan rujukan di akhir makalah (setelah kesimpulan dan sebelum daftar pustaka).

 

Contoh Daftar Rujukan

 

  • Kutipan kurang dari 40 kata

 

Soebronto (1990:23) menyimpulkan “ada hubungan yang erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar”.

kesimpulan dari penelitian tersebut adalah “ada hubungan yang erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar”(Soebronto, 1990:23)

 

  • Kutipan 40 kata atau lebih

Smith (1990:276) menarik kesimpulan sebagai berikut : The ‘placebo effect’, which had been verified in previous studies, disappeared when behaviors were studied in this manner. Furthermore, the behaviors were never exhibited again, even when real drugs were administrated. Earlier studies were clearly premature in attributing the results to a placebo effect.

 

  • Kutipan Tidak Langsung

 

Salimin (1990:13) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa tahun ke empat.

 

Demikian pemaparan tentang terkait daftar pustaka dan daftar rujukan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Ketahui Perbedaan Daftar Pustaka dan Daftar Rujukan