Lompat ke konten

Bintang Pustaka I Penerbit Buku Pendidikan I Anggota IKAPI

Blurb dan Sinopsis Dalam Buku: Ternyata Dua Hal Berbeda

Pernahkah Anda mendengar tentang blurb dan sinopsis? Keduanya seringkali dianggap sebagai dua hal yang sama, tetapi ternyata adalah sesuatu yang berbeda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sinopsis adalah ringkasan cerita yang berisi cuplikan seluruh adegan sehingga membentuk tema cerita. Umumnya, sinopsis dalam sebuah buku adalah bagian dari keseluruhan isi naskah buku yang diringkas sehingga pembaca dapat mengetahui gambaran suatu cerita.

Sementara itu, blurb adalah suatu upaya untuk menarik pembaca yang biasanya terletak di sampul belakang sebuah buku. Blurb ditulis lebih singkat daripada sinopsis dan tidak menjelaskan secara sempurna tentang ringkasan isi buku. Jika sinopsis dituliskan secara utuh untuk meringkas keseluruhan isi buku, sementara blurb tidak merincikan isi buku bahkan terkadang menuliskan pandangan singkat orang lain terkait isi buku. Manfaat dari blurb dan sinopsis pun berbeda. Apa saja perbedaan keduanya?

  1. Manfaat Blurb

Terdapat beberapa manfaat dari blurb, yaitu:

  • Strategi promosi

Keberadaan blurb di sampul belakang memudahkan calon pembaca untuk mengetahui spoiler dari isi buku. Walaupun tak selengkap sinopsis, keberadaan blurb nyatanya mampu menarik minat calon pembaca sehingga penting bagi penulis untuk menuliskan blurb semenarik mungkin.

  • Menegaskan isi buku

Manfaat dari keberadaan blurb adalah untuk meminimalisasi kesalahan bagi pembeli. Blurb menegaskan isi buku sehingga dapat membantu calon pembaca. Sebab, tak mustahil jika calon pembaca mengira bahwa suatu buku adalah buku fiksi, tetapi ternyata adalah buku non fiksi.

  • Memikat calon pembeli

Kekuatan blurb adalah dapat memikat calon pembeli dengan tulisan singkatnya. Blurb yang unik, menarik, dan membuat penasaran dapat membuat calon pembaca untuk meminang buku.

  • Memberikan gambaran isi buku

Blurb memberikan gambaran isi buku sehingga calon pembaca dapat menilik sedikit terkait isi buku. Ini adalah cara praktis bagi calon pembaca apabila buku yang hendak dibaca masih dalam keadaan tersegel plastik.

  • Meningkatkan hasil penjualan buku

Blurb yang menarik pembeli, sudah tentu akan meningkatkan jumlah penjualan. Hal ini akan menguntungkan bagi penulis, penerbit, maupun pihak-pihak yang bekerja sama. Sementara itu, berbeda dengan blurb, inilah beberapa manfaat dari sinopsis.

  1. Manfaat sinopsis

  • Mengetahui isi/kandungan bacaan

Sinopsis bertujuan untuk memberikan gambaran isi buku sehingga dapat menghindarkan dari ketidaksesuaian isi bacaan.

  • Sebagai panduan mengembangkan cerita

Bagi penulis, sinopsis dapat membantu dalam mengembangkan cerita. Sebab, sinopsis bisa ditulis di awal dan dijadkan patokan serta garis besar dalam menulis. Dengan adanya sinopsis, seorang penulis dapat berada di jalur konsisten dalam menjalankan alur cerita karena telah meringkas jalan cerita terlebih dulu.

  • Sebagai ringkasan isi buku

Bagi seorang penulis yang mengajukan naskah ke penerbit, sinopsis adalah bagian yang akan memudahkan editor dan penyeleksi naskah. Membaca ringkasan isi buku tentu terasa lebih ringan dibandingkan membaca naskah penuh untuk menyeleksi naskah yang ada.

  • Untuk meyakinkan calon pembaca

Sinopsis juga berguna untuk meyakinkan calon pembaca dan meningkatkan daya beli. Lalu bagaimana cara untuk menuliskan blurb dan sinopsis? Berikut adalah cara menuliskan blurb dan sinopsis.

Baca juga: Resensi Buku atau Review Buku?

  1. Blurb

  • Mengambil kutipan dari naskah

Blurb dapat dibuat dengan mengambil satu kutipan dari naskah yang telah dibuat. Kutipan yang diambil harus menarik, tetapi tak terlalu panjang. Adapun panjang kutipan tak lebih dari 2-4 paragraf. Kutipan juga bisa diambil dari dialog tokoh jika itu adalah naskah fiksi atau pernyataan paling menarik jika berupa naskah non fiksi.

  • Pastikan menarik dan singkat

Blurb biasanya terletak di sampul belakang sehingga penting bagi penulis untuk memilih kalimat menarik dan singkat, tetapi tetap berisi atau nendang.

  • Masukkan isu terkini

Salah satu agar blurb menarik adalah dengan mengangkat isu terkini yang menarik. Sebab, buku yang mengangkat isu terkini memiliki daya tarik yang lebih diminati dibandingkan buku yang ditulis mengikuti imajinasi penulis semata.

  • Menggunakan kalimat persuasif

Kalimat persuasif dalam blurb dapat berguna sebagai media promosi. Terbukti bahwa kalimat bersuasif efektif dalam menarik minat calon pembaca.

  1. Sinopsis

  • Sorot cerita unik

Penting bagi penulis untuk mengambil tema yang belum diangkat sebelumnya, tetapi jika mengambil tema cerita yang sama, maka sebaiknya menyorot poin cerita unik untuk diangkat.

  • Tulis dengan jelas dan mudah dipahami

Penulisan sinopsis harus menggunakan diksi yang sederhana dan menggunakan kalimat aktif. Kalimat aktif digunakan agar sinopsis lebih mudah dipahami oleh pembaca. Sinopsis dituliskan secara jelas, tidak berputar-putar, dan lugas.

  • Merangkum isi cerita

Ringkasan sinopsis adalah keseluruhan isi cerita, tetapi dibuat secara sederhana. Tujuannya agar keseluruhan isi cerita dapat mudah untuk dipahami.

  • Sorot keunikan karakter

Menguatkan karakter tokoh dapat membuat sinopsis tidak terkesan biasa saja. Tak hanya itu, menyorot sudut pandang serta alur cerita juga bisa dilakukan dalam menuliskan sinopsis. Itulah beberapa perbedaan, manfaat, serta cara menuliskan blurb dan sinopsis. Penting bagi penulis untuk mengetahui perbedaan keduanya agar tak salah kaprah dalam menulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *